Mengenai Saya

Foto saya
Shio : Macan. Tenaga Specialist Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar. Trainer Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar Negara Asing. Pengajar part time masalah Surveillance Detection, observation techniques, Area and building Analysis, Traveling Analysis, Hostile surveillance Detection analysis di beberapa Kedutaan besar negara Asing, Hotel, Perusahaan Security. Bersedia bekerja sama dalam pelatihan surveillance Detection Team.. Business Intelligence and Security Intelligence Indonesia Private Investigator and Indonesia Private Detective service.. Membuat beberapa buku pegangan tentang Surveilance Detection dan Buku Kamus Mini Sureveillance Detection Inggris-Indonesia. Indonesia - Inggris. Member of Indonesian Citizen Reporter Association.

Jumat, 19 Juli 2013

FPI : Kronologi Bentrok di Kendal Versi FPI

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Front Pembela Islam Habib Muchsin menjelaskan kronologi terjadinya bentrok organisasi massa tersebut dengan warga Kendal, Jawa Tengah. Menurut Muchsin, aksi itu tidak direncanakan. "FPI itu menggelar kegiatan buka bersama. Lalu di tengah jalan menemukan tempat seperti itu (prostitusi), kemudian spontan," ujar Muchsin, Jumat, 19 Juli 2013.
Rombongan FPI yang berjumlah 100 orang itu pun masuk ke tempat prostitusi yang mereka sebut Alaska. Akan tetapi, mereka dihadang sekumpulan preman. "Preman yang backing tempat perjudian, prostitusi," katanya. Maka terjadilah bentrokan.
Menurut Muchsin, sebelum melakukan aksi spontan, FPI sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian setempat. Dan pada saat kejadian, polisi sempat hadir di lokasi itu. Polisi bahkan sempat membantu FPI untuk menutup tempat prostitusi tersebut.
Setelah itu, rombongan bergerak pulang. "Saat kita balik, kita dicegat preman. Kita panik. Mobil itu juga panik lari ke samping, menghindari itu preman," katanya. Kemudian mobil milik rombongan FPI menyasar tujuh orang yang sedang melintas di lokasi tersebut. Akibatnya, satu orang meninggal.
Bentrok antara warga dan masa Front Pembela Islam terjadi di Sukorejo, Kabupaten Kendal, Kamis, 18 Juli 2013 sekitar pukul 14.00 WIB. Minibus Toyota Avanza yang ditumpangi massa FPI dibakar warga. Mobil pick up dirusak di dekat pompa bensin, depan Gereja Santo Isodorus, Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah.
Aksi pembakaran dan pengrusakan terjadi setelah mobil yang ditumpangi massa FPI menabrak sepeda motor di depan SPBU, mengakibatkan seorang meninggal. Ellen menjelaskan mobil FPI yang menabrak warga itu sebelumnya terlibat aksi saling ejek dan bersitegang dengan warga di Alun-alun Sukorejo.
FEBRIANA FIRDAUS

FPI : Mengapa Istri Saya Jadi Korban?

TRIBUNNEWS.COM,KENDAL--Samsu Eko Yulianto mengaku kecewa berat karena istrinya, Tri Munarti, tewas setelah ditabrak oleh mobil yang dikendarai sekelompok orang yang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI).
"Katanya mereka memperjuangkan kebenaran, tetapi kok malah istri saya yang jadi korban. Kalau sudah seperti ini siapa yang akan bertanggungjawab. Saya sangat kecewa," kata Yulianto saat ditemui di rumahnya, RT 2, RW 2, Desa Krikil, Kecamatan Pager Ruyung, Kendal, Kamis (18/7) malam.
Yulianto mengisahkan, saat itu dia dan istrinya hendak takziah ke rumah temannya sesama guru di Boja Kendal. Yulianto memboncengkan istrinya. Keduanya berangkat bersamaan dengan sejumlah guru lain yang mengendarai sepeda motor.
Lantaran sempat membeli bensin di SPBU, Yulianto tertinggal rombongan. Yulianto memilih memotong jalan lewat perkampungan Telangu kemudian tembus di sebelah SPBU Sape.
Yulianto mengaku saat itu sudah tahu di lokasi kejadian sedang terjadi ricuh antara ormas dan warga setempat. Ketika sepeda motor Yulianto keluar dari gang menuju Jalan Sapen, tiba-tiba muncul Avanza warna hitam dari arah belakang.
"Saya tidak tahu kalau ada mobil dari belakang. Saya hanya ingat badan saya terlempar ke arah kanan, sementara saya tidak tahu istri saya di mana," ujar guru SD Tambahrejo, Kendal itu.
Saat itu, Yulianto yang tersungkur di aspal akhirnya ditolong oleh warga. Yulianto sempat menepikan sepeda motornya dari tengah jalan, di antara kerumunan massa.
Ia kemudian teringat keberadaan istrinya. "Perempuan (korban) yang saya boncengkan tadi ke mana Pak," kata Yulianto kepada seorang polisi.
Setelah dicari beberapawaktu, Yulianto menemukan istrinya sudah berada di bak mobil pick-up ditemani sejumlah polwan. Sang istri sempat mengatakan kalau dadanya terasa sesak.
Yulianto yang menderita luka lecet pada tangan, kaki, dan dagunya itu kemudian ikut mengantarkan istrinya ke puskesmas. Lantaran lukanya parah, pihak puskesmas kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Ngesti Waluyo, Parakan, Temanggung.
Ketika berada di puskesmas, Yulianto juga melihat seorang perempuan yang sedang hamil menderita luka parah akibat tertabrak Avanza yang juga menabrak istrinya. "Saya menunggui istri sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir," kata dia lirih sembari menarik nafas panjang. Korban meninggalkan seorang suami dan dua anak.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal, Drs H Muryono, mengaku sangat kehilangan satu guru terbaik di Kabupaten Kendal, yakni, Tri Munarti. Tri Munarti merupakan guru di SD Krikil 1, Kecamatan Pager Ruyung.
Pernyataan itu diungkapkan Muryono saat mengunjungi rumah Tri Munarti. "Selaku kepala dinas saya merasa kehilangan guru terbaik di Kabupaten Kendal. Bu Tri ini sudah mengabdi sejak 1989," kata Muryono
Muryono mendapatkan informasi ada satu gurunya meninggal saat selesai menjalankan salat tarawih di Kodim. Begitu mendapat kabar, Muryono segera mengajak para kabid di Dinas Pendidikan Kendal untuk ke rumah korban.
"Saya mewakili semua pegawai di Dinas Pendidikan mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujarnya. (tribunjateng/ape/sam)

Jumat, 05 Juli 2013

Kabupaten Morowali

Kabupaten Morowali

Contents

 [hide

Geografis

Batas dan Luas Wilayah secara administratif Kabupaten Morowali memiliki batas wilayah sebagai berikut :
Utara : Berbatasan dengan wilayah Kabupaten Tojo Una-Una
Selatan : Berbatasan dengan wilayah Propinsi Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan
Barat : Berbatasan dengan Perairan Teluk Tolo dan Kabupaten Banggai
Timur : Berbatasan dengan wilayah Kabupaten Poso, Tojo Una-Una, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah
Luas daratan Kabupaten Morowali diperkirakan kurang lebih 15.490,12 km2 atau sekitar 22,77 persen dari luas daratan Propinsi Sulawesi Tengah. Luas Wilayah Kabupaten Morowali menempati urutan pertama bila dibandingkan dengan luas daratan kabupaten / kota lainnya di Sulawesi Tengah.


Demografi

Perkembangan jumlah penduduk Kabupaten Morowali setiap tahunnya terus menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2002 jumlah penduduk tercatat sebanyak 162.529 jiwa, tahun 2003 tercatat 165.542 jiwa, tahun 2004 menjadi 166.477 jiwa, tahun 2005 berjumlah 170.200 jiwa, tahun 2006 taercatat 178.328 jiwa, tahun 2007 tercatat 190.012 jiwa dan pada tahun 2008 meningkat menjadi 195.937 jiwa dengan jumlah kepala keluarga (kk) sebanyak 49.885 kk. Pertumbuhan penduduk tahun 2007 sebesar 6,5 persen dan pada tahun 2008 pertumbuhan penduduk mencapai 3,1 persen. Pertumbuhan penduduk yang meningkat juga dipengaruhi oleh migrasi penduduk dari luar ke wilayah Kabupaten Morowali dengan alasan utama ekonomi. Hal ini mengindikasikan adanya daya tarik ekonomi Kabupaten Morowali dan prospek perkembangan dimasa mendatang untuk memberikan tingkat kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. Dan hingga saat ini kebijakan yang diambil yang berorientasi pada kepentingan publik adalah digratiskannya kartu tanda penduduk (ktp) dan akte kelahiran bagi seluruh masyarakat morowali.


Sejarah

Kabupaten Morowali merupakan Kabupaten yang terbentuk dari hasil pemekaran wilayah Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah berdasarkan Undang-undang RI Nomor 51 Tahun 1999. Kabupaten Morowali merupakan salah satu dari sembilan Kabupaten Morowali dan satu kota yang ada di propinsi Sulawesi Tengah. Sejarah perjuangan untuk melahirkan Kabupaten Morowali sudah lama tumbuh dan menggelora di hati masyarakat. Aspirasi tersebut terus berkembang yang kemudian sampai pada tingkat lahirnya kemampuan politik dari wakil-wakil rakyat di lembaga DPRD dengan dicetuskannya Resolusi DPRD-GR Propinsi Sulawesi Tengah nomor : 1/DPRD/1966 yang isinya meminta kepada Pemerintah Pusat agar Propinsi Sulawesi Tengah dimekarkan menjadi 11 (sebelas) daerah otonom tingkat II, yaitu 2 (dua) Kotamadya dan 9 Kabupaten, salah satu diantaranya adlah Kabupaten Morowali (waktu itu masih disebut Mori Bungku).
Sejarah perjuangan panjang ini ternyata tak pernah mengenal akhir, sehingga begitu masa reformasi, peralihan orde baru ke masa reformasi saat ini, di mana kebebasan demokrasi lebih digaungkan sebagai konsep pemerintahan, dengan kemudian diterapkannya konsep pemerintahan desentralisasi, yang diwujudkan melalui kebijakan otonomi daerah ditingkat Kabupaten, dimana Kabupaten diberi porsi yang lebih besar lagi untuk mengatur daerahnya sendiri. Maka semakin luaslah potensi bagi terbentuknya daerah Kabupaten baru. Oleh karena itu moment ini direspon oleh masyarakat seluruh lapisan di daerah Morowali untuk memperjuangkan kembali aspiral lamanya, yakni pembentukan Kabupaten Poso. Dan akhirnya perjuangan dan aspirasi masyarakat daerah ini berhasil, yakni dengan keluarnya kebijakan Pemerintah Pusat untuk membentuk daerah Morowali, berdiri sebagai Kabupaten sendiri, yang diberi nama Kabupaten Morowali, berdasarkan hasil pemikiran dan kesepakatan seluruh lapisan masyarakat.
Keputusan Pemerintah Pusat untuk membentuk Kabupaten Morowali ini kemudian dituangkan ke dalam UU RI Nomor 51 Tahun 1999. Setelah terbentuknya Kabupaten Morowali, langkah selanjutnya mempersiapkan perangkat wakil rakyat di DPRD dan pemilihan Bupati, Saat ini bupati terpilih pertama yang memimpin secara definitif Kabupaten Morowali adalah Andi Muhammad Abubakar dan Datlin Tamalagi sebagai wakil bupati definitif pertama dan Drs. H. Chaerudin Zen sebagai Sekertaris Kabupaten Morowali.


Potensi

Peternakan

Pada sektor Tanaman Pangan dan Hortikultura umumnya didominasi oleh tanaman Padi dan Palawija serta beragam buah-buahan.
Pembangunan sub sektor tanaman pangan khususnya padi dan palawija di Kabupaten Morowali masih tetap diprioritaskan pada komoditi padi. Hal ini terlihat dari kenaikan luas panen yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan perkembangan komoditas lainnya.

Pertambangan

Potensi sektor pertambangan telah terinventarisir berbagai jenis bahan galian, yakni sebagai berikut :
Golongan A (bahan galian strategis) Seperti : Minyak Bumi, Nikel dan Batu Bara
Golongan B ( bahan galian vital) Seperti : Kromit dan Besi
Golongan C (bahan galian non strategis dan vital) Seperti : Lempung, Batu Giok (Jade), Talk dan Marmer
Jenis bahan tambang / galian yang telah dikelola tahun 2002 antara lain :
Minyak Bumi & Gas Alam di Kec. Bungku Utara
Nikel (126.375 Ha) di Kec. Bungku Tengah dan Kec. Bungku Selatan
Chromit (1.233 Ha) di Kec. Bungku Tengah
Marmer ( 1.540 Ha) di Kec. Lembo, Kec. Mori Atas dan Kec. Petasia

Perkebunan

Perkebunan Besar

Tanaman perkebunan besar di Kabupaten Morowali terdiri dari komoditi kelapa sawit dengan luas areal 16.507,27 ha, dengan produksi 158.085,61 ton yang tersebar di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Bungku Barat, Mori Atas dan Bungku Utara serta komoditi Karet dengan luas areal 3.123 ha, dengan produksi sebesar 2.896,63 ton yang terdapat di Kecamatan Lembo.

Perkebunan Rakyat

Jenis-jenis perkebunan rakyat yang terdapat di Kabupaten Morowali terdiri atas tanaman kelapa, cengkeh, kopi, kelapa sawit, pala, lada, coklat, karet, jambu mente, vanili, sagu, kapuk dan kemiri. Dari jenis tanaman perkebunan tersebut jenis tanaman coklat mempunyai luas areal yang terbesar, yaitu mencapai 13.602,80 ha, sedangkan tanaman dengan luas areal terkecil adalah tanaman kemiri seluas 12 ha.

Kelapa

Kecamatan yang memiliki produksi terbesar adalah Kecamatan Bungku Barat dengan produksi sebesar 9.350 ton sementara Kecamatan Mori Atas merupakan daerah dengan tingkat produksi terendah yaitu sebesar 21,6 ton.

Cengkeh

Kecamatan yang memproduksi tanaman cengkeh adalah Kecamatan Bungku Selatan dengan jumlah produksi sebesar 7.500 ton sedangkan Kecamatan Soyo Jaya merupakan daerah dengan produksi terendah yaitu 0,1 ton.

Kopi

Kecamatan yang menjadi penyumbang terbesar di Kabupaten Morowali adalah Kecamatan Bungku Utara yaitu 18,13 ton sedangkan Kecamatan Petasia menjadi daerah penghasil produksi terkecil yaitu 0,2 ton.

Kelapa Sawit

Tanaman perkebunan rakyat jenis komoditi kelapa sawit di Kabupaten Morowali hanya terdapat di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Bungku Barat dengan tingkat produksi 1.096 ton dengan luas areal panen 36 ha dan Petasia seluas 911,20 ha belum berproduksi.

Pala

Kecamatan Bungku Tengah merupakan daerah penghasil pala terbesar yaitu 72 ton sedangkan Kecamatan Lembo dan Petasia merupakan daerah penghasil pala terkecil masing-masing 0,5 ton.

Lada

Kecamatan yang memproduksi lada terbesar adalah Kecamatan Bungku Tengah dengan tingkat produksi 1.575 ton sedangkan Kecamatan Soyo Jaya menjadi daerah dengan tingkat produksi terendah yaitu 0,2 ton.

Coklat

Kecamatan Bungku Tengah adalah Kecamatan yang mempunyai tingkat produksi terbesar yaitu 3.742 ton, sedangkan Kecamatan Mori Atas merupakan daerah dengan tingkat produksi terendah yaitu 6,9 ton.

Jambu Mente

Kecamatan Bungku Barat mempunyai tingkat produksi tertinggi sebesar 900 ton sedangkan Kecamatan Soyo Jaya merupakan daerah dengan tingkat produksi terendah yaitu 0,8 ton.

Vanili

Tanaman perkebunan jenis komoditi vanili hanya terdapat di Kecamatan Mori Atas dengan tingkat produksi 0,9 ton dengan luas areal panen 9,8 ha.

Sagu

Tanaman perkebunan rakyat jenis komoditi sagu di Kabupaten Morowali hanya terdapat di Kecamatan Lembo dengan tingkat produksi 0,38 ton dengan luas areal panen 7,3 ha dan Kecamatan Petasia dengan tingkat produksi 3 ton dengan luas areal panen 15,5 ha, sehingga total produksi sagu 3,38 ton dengan luas areal panen 22,8 ha.

Kemiri

Tanaman perkebunan rakyat jenis komoditi kemiri di Kabupaten Morowali hanya terdapat di Kecamatan Mori Atas dan Soyo Jaya. Kecamatan Mori Atas menjadi penyumbang terbesar dengan tingkat produksi mencapai 23 ton sedangkan Kecamatan Petasia menjadi daerah dengan tingkat produksi terendah 4,6 ton.

Kehutanan

Pada sektor kehutanan berdasarkan peta peruntukan lahan di Sulawesi Tengah, luas kawasan hutan di Kabupaten Morowali lebih dari 1 Juta hektar terdiri dari hutan lindung 436.756 ha, hutan suaka alam dan wisata 241.331 ha dan kawasan budidaya yang terdiri dari hutan produksi 480.759 ha serta Areal Penggunaan Lain (APL) 417.226 ha.
Jenis potensi yang ada di dalamnya meliputi hasil hutan kayu antara lain : kelompok meranti, rimba campuran, kelompok kayu indah seperti jati dan cempaka serta terdapat pula kelompok kayu mewah seperti eboni / kayu hitam (Dyospiros Celebica Bakhb) yang termasuk salah satu kayu langka di dunia.
Adapun hasil hutan lainnya (non kayu) antara lain dammar, kemiri, calapai serta berbagai jenis rotan, yang semuanya merupakan potensi kekayaan daerah yang tak ternilai.

Perikanan dan Kelautan

Perairan laut Teluk Tolo di Kabupaten Morowali dengan luas perairan 29.962,88 Km2 memiliki potensi biotik yang jenis dan jumlahnya cukup banyak, terdiri dari berbagai jenis ikan, lobster, kepiting bakau, cumi-cumi, gurita, rumput laut dan kerang mutiara.
Sedangkan untuk perikanan budidaya antara lain tambak dan kolam dengan jenis potensi udang windu, bandeng, ikan mas, nila dan udang gajah.

Peternakan

Perkembangan ternak di Kabupaten Morowali mengalami peningkatan populasi baik untuk ternak besar, ternak kecil maupun ternak unggas. Kecamatan dengan tingkat ternak sapi terbanyak terdapat di Kecamatan Lembo dengan jumlah populasi 6.042 ekor sedangkan untuk ternak kerbau Kecamatan Bungku Tengah menjadi Kecamatan dengan jumlah populasi terbanyak yaitu 243 ekor. Sementara ternak kecil seperti kambing dan babi populasi terbanyak terdapat di Kecamatan Lembo dengan jumlah populasi masing-masing 891 ekor dan 12.146 ekor sedangkan ternak unggas jenis ayam populasi terbanyak terdapat di Kecamatan Bungku Barat sebanyak 68.373 ekor. Adapun populasi itik terbesar ada di Kecamatan Bungku Tengah dengan jumlah 2.627 ekor.

Pariwisata

Pembangunan kepariwisataan diarahkan pada peningkatan pariwisata untuk menggalakkan kegiatan perekonomian sehingga dapat membuka lapangan kerja dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Keberhasilan dalam bidan gkepariwisataan terjamin dari semakin meningkatnya kunjungan wisatawan ke objek wisata yang ada.
Di Kabupaten Morowali terdapat berbagai jenis objek wisata yang terdiri dari wisata pantai pasir putih, goa, tanaman laut, air terjun, danau, cagar alam dan objek wisata lain. Objek wisata yang terbanyak di Morowali adalah goa yaitu 16 buah.


Wilayah Kabupaten Morowali


Sumber :
http://www.morowalikab.go.id/

Jumat, 28 Juni 2013

FPI : Hendardi Dukung Thamrin Amal Perkarakan Munarman

Jumat, 28 Juni 2013 16:02 WIB
Hendardi Dukung Thamrin Amal Perkarakan Munarman
Tribunnews.com/dok  ~ Munarman 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Setara Institute Hendardi menilaki tindakan tidak terpuji dilakukan oleh Munarman yang mengaku jubir FPI dalam dialog pagi yang diselenggarakan oleh TV One dengan menyiram air di gelas ke muka Prof. Thamrin Amal Tomagola yang menjadi lawan debatnya.
Menurut Hendardi, dalam alam demokrasi debat sepanas apapun harus berlangsung dengan kepala dingin dan tetap mengedepankan kesopanan terhadap orang yang berbeda pendapat.     
"Tindakan Munarman tidak lain mencerminkan sikap sesungguhnya dari FPI dan kelompok vigilante lainnya yang ingin memaksakan kehendak dan cenderung bertindak anarkis dalam mencapai tujuannya. Respon Prof. Thamrin yang tidak meladeni ulah Munarman dan menganggap itu perbuatan preman sudahlah tepat," kata Hendardi dalam rilisnya, Jumat (28/6/2013).
Menurut dia, ini adalah kejadian memalukan dan disaksikan oleh jutaan pemirsa yang sedang menonton TV One.
"Sebaiknya TV One dan juga media lain mempertimbangkan matang apabila hendak memberikan kesempatan tampil kepada orang dan kelompok vigilante semacam itu," kata dia.
Menurut Hendardi, pihaknya  mendukung sepenuhnya apabila Prof. Thamrin bermaksud memperkarakan secara hukum.
 Sumber : http://id.berita.yahoo.com/tindakan-munarman-masuk-wilayah-teror-092048649.html

Terkait   
Baca Juga

FPI : Tindakan Munarman Masuk Wilayah Teror

  • Munarman Sebut Tamrin Amal Tamagola Intelektual Sampah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tindakan yang dilakukan Munarman terhadap Profesor Thamrin Tomagola dinilai bentuk teror. Demikian dikatakan Ketua Pansus RUU Ormas Abdul Malik Haramain di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (28/6/2013).
"Fenomena Munarman dan Thamrin itu sudah masuk wilayah teror terhadap kebebasan Pak Thamrin sebagai warga negara. Apapun pertimbangannya tidak bisa dibenarkan. Sekeras-kerasnya perdebatan tidak boleh pakai fisik. Penegakan hukum harus dilakukan," kata Malik di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (28/6/2013).
Malik menjelaskan salah satu yang mau diatur di RUU Ormas, yakni melarang tindakan ormas yang melampaui kewenangannya. "Salah satunya itu brutalisme, kekerasan, main hakim sendiri, juga meneror orang lain," katanya.
Menurut Malik, RUU Ormas mengatur hal itu. Ia mengungkapkan kebebasan tetap harus diatur melalui kebijakan, pengelolaan dan aturan main. "Di mana-mana kebebasan itu berpotensi mengancam kebebasan orang lain. Supaya tidak anarkis dan tidak semaunya sendiri," kata Malik.
Politisi PKB itu menegaskan kejadian Munarman yang juga juru bicara FPI itu menunjukkan kebebasan itu harus dikelola dengan hati-hati. "Tidak cukup kebijakan pemerintah, harus ada UU," ujarnya.
Pagi ini, Guru Besar Sosiologi Univeristas Indonesia (UI) mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat menjadi narasumber di salah satu stasiun televisi swasta, TVOne. Prof Tamrin menjadi narasumber bersama juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman SH,  dan  Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Boy Rafli Amar. Acara dialog pagi ini khusus membicarakan mengenai sikap Polri yang melarang ormas untuk melakukan sweeping selama bulan Ramadan.
Munarman, menurut Prof Tamrin, menganggap dirinya telah melakukan analisa yang ngawur. Perdebatan kemudian terjadi. Prof Tamrin memaparkan, Munarman mempertanyakan apa hubungannya penghargaan yang diterima Presiden SBY, yang kemudian ia jawab itu dapat dikaitkan dengan kehadiran negara dalam melindungi warganya.
Prof Tamrin mengungkapkan, dalam acara itu analisanya selalu dianggap menyudutkan. Namun, Prof Thamrin membantah, dan menjelaskan dalam dialog tersebut dirinya sama sekali tidak menyebut ormas manapun. Kejadian tidak mengenakkan kemudian terjadi, Munarman menyiram air ke Profesor Tamrin.
"Dia siram air yang baru dia minum ke saya. Saya diam dan tak mau melakukan balasan apapun. Tapi, saya tetap memberikan argumen saja," ujar Thamrin kepada Tribunnews.com.
Dialog itu pun akhirnya dihentikan. Prof Tamrin memastikan kembali, bahwa ia tidak akan melakukan laporan ke Polri atas kejadian ini. Ia hanya  meminta kepada Polri untuk bertindak atas kejadian itu.
sumber:http://id.berita.yahoo.com/tindakan-munarman-masuk-wilayah-teror-092048649.html

FPI : Munarman Sebut Tamrin Amal Tamagola Intelektual Sampah

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman SH tak memungkiri dirinya menyiram air kepada Profesor Tamrin Amal Tamagola dalam dialog pagi yang disiarkan di televisi swasta TV One, Jumat (28/6/2013). Munarman menyadari hal itu dan siap bila masalah ini diperpanjang sampai ke masalah hukum.
"Saya memang melakukan itu karena argumentasinya sudah di luar konteks. Saya anggap dia itu intelektual sampah," kata Munarman saat dimintai tanggapannya oleh Tribun.
Sebelumnya diberitakan Prof Tamrin tidak akan melakukan laporan ke Polri atas kejadian ini. Ia hanya  meminta kepada Polri untuk bertindak atas kejadian itu.
"Sebaiknya yang bertindak polisi, karena itu kejadian di depan publik, apalagi Pak Boy kan juga salah satu narasumbernya. Itu tindakan kekerasan di publik. Saya tidak mau melayani Munarman. Ngapain saya melayani preman. Sesudah dia menyiram saya, baru saya bilang saya tidak akan membalas tindakan premanisme seperti yang Saudara (Munarman) lakukan terhadap saya. Saya bilang ke dia, tindakan itu tindakan preman," beber Thamrin Amal Tamagola.
Munarman kemudian memastikan, tindakan yang ia lakukan akan dipertanggungjawabkan. "Saya akan ladeni dia, saya tidak takut. Karena dalam diskusi itu, argumentasinya ngawur. Makanya, dia saya sebut intelektual sampah," tegas Munarman lagi.
sumber : http://id.berita.yahoo.com/munarman-sebut-tamrin-amal-tamagola-intelektual-sampah-031822806.html

Baca Juga:

Senin, 24 Juni 2013

Kata-kata dalam Bahasa Toba

Berikut adalah Kata-kata dalam Bahasa Toba:
Bahasa Toba Bahasa Indonesia
horas selamat datang
ahu/au saya
hu saya (kepunyaan)
aha apa
ise siapa
rongkap (rokkap) jodoh
haol memeluk
tonggi manis
mauliate terima kasih
Didia do ho saonari di mana kamu sekarang?
Aha do maksudmu apa maksudmu?
Santabi, namanungkun do Maaf, sekedar bertanya saja
Oooo Ise do tahe hamu na? Ooo siapa sebenarnya Anda
Si Zekong do au, na naing mangan do ahu Aku si Zekong, sedang mau makan sebenarnya aku
Molo martelepon antong paboa parjolo goarmu dah Kalau bertelepon ada baiknya memberitahukan nama dahulu
Olo, marsantabi majo au Ya, maafkanlah aku
Di restoran do au saonari, ro maho di restoran aku sekarang, datang saja kamu
Ok ok, mauliate baiklah terimakasih
Ise do tahe goarmu? Siapa sebenarnya namamu?
Toema, roma hamu Baiklah, datang saja kamu

Contoh Surat Kuasa Untuk Menagih Hutang



SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :

1. Nama :
Tempat Tanggal Lahir :
Alamat :
Pekerjaan :

( Disebut sebagai pihak pertama )

Memberikan kuasa kepada :

Nama :
Alamat :
Pekerjaan :
( Disebut sebagai pihak kedua )

Bahwa dengan ini pihak pertama memberikan kuasa kepada Pihak kedua untuk menagih, meminta dan menerima uang sejumlah Rp. ......... dari Bapak/Ibu ................, atas pinjaman terhadap pihak pertama berdasarkan surat perjanjian hutang piutang di bawah tangan bermaterai cukup tgl...........

Pemberi Kuasa

( ......................................)



              

Penerima Kuasa

( ..................................)




CONTOH LAIN

SURAT KUASA

Pada hari ini, yang bertanda tangan di bawah ini:
.........., lahir di .........., pada tanggal .........., beralamat di jalan .........., Rt. ........../Rw. .......... Kel. .......... Kec. .......... Kota .........., selanjutnya disebut Pemberi Kuasa.
Dengan ini memberikan Kuasa kepada:
.........., lahir di .........., pada tanggal .........., beralamat di .........., nomor .........., Kota .........., selanjutnya disebut Penerima Kuasa.
----- KHUSUS -----
Untuk melakukan penagihan kepada .........., lahir di .........., pada tanggal .........., bertempat tinggal di Kota .........., perumahan .........., Blok .........., atas utang saudara .........., sebesar Rp .........., (.......... rupiah), dengan perincian: pokok pinjaman sebesar Rp .........., (.......... rupiah), biaya appraisal sebesar Rp .........., (.......... rupiah), dan biaya bunga selama .......... (..........) bulan sebesar Rp .........., (.......... rupiah).
Sehubungan dengan pemberian kuasa ini, Penerima Kuasa berhak melakukan penagihan kepada saudara .........., membuat, menyuruh membuat, menandatangani surat-surat yang diperlukan, menerima pembayaran/pelunasan utang tersebut dan melakukan transfer uang pembayaran/pelunasan utang tersebut ke rekening nomor .........., Bank .........., Cabang .........., tertulis atas nama ..........

Demikian Kuasa ini diberikan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
                                                                                                                    Dibuat di ……….
Pada tanggal: ……….

Penerima Kuasa                                                                                             Pemberi Kuasa

……….                                                                                                        ……….

Contoh Surat Pengunduran Diri

Kepada,
Yth,
Dir. HRD PT…………………..
Di
Tempat

Dengan Hormat,
Melalui surat ini saya selaku karyawan PT………………….. berdasarkan Surat Kesepakatan Bersama ( SKB) tentang kekaryawanan dan Undang – Undang Tenaga Kerja maka saya yang bertanda tangan dibawah ini.
Nama : ………
Departemen :
Jabatan : ……..
No Karyawan :
Mengajukan pengunduran diri dari PT………………….. dengan alasan kesehatan dan keluarga…..(sebutkan alasan lain sesuai dengan kondisi anda tidak perlu terlalu detail seperti tips diatas jangan mengungkapkan kebencian atau kekesalan anda selama bekerja)…. Surat ini saya buat sesuai prosedur hubungan indistrial dan tanpa motivasi negatif. Saya berharap perusahaan dapat memahami kondisi saya dan memberikan hak -hak saya sesuai ketentuan yang berlaku.
Demikian surat pengunduran diri ini saya buat dengan sesungguhnya. Atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan selama ini, saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya,
Jakarta, 26 Juni 2013

---------------------


Contoh berikutnya :
 
Jakarta, 25 Juni 2013

Kepada Yth,

HRD Manager
Koperasi Prima Raya Sejahtera

Jln. Pemuda Kav. 73 B Jakarta Timur
INDONESIA

Dengan Hormat,

Melalui surat ini, saya Beny A.P, SE bermaksud untuk mengundurkan diri dari Koperasi Prima Raya sejahtera sebagai Sekretaris, terhitung sejak tanggal 25 Juni 2013.

Saya mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bekerja di Koperasi Prima Raja Sejatera. Saya juga memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen Koperasi Prima Raya Sejahtera apabila terdapat kesalahan yang telah saya lakukan selama bekerja.

Saya berharap selalu, Koperasi Prima Raya Sejahtera dapat terus berkembang dan selalu mendapatkan yang terbaik.

Hormat Saya,


(Beny A.P, SE)

Sabtu, 22 Juni 2013

Said Aqil: Hafal Quran, jenggotan, lihat perempuan enggak tahan


NB="Baru ikut tarbiyah dua minggu, mentang-mentang jenggotan, sudah berani mengkafirkan kyai yang tahunan memegang pesantren. Kalau enggak kafir, minimal disebut ahli bid'ah lah," lanjut Said Aqil.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Sirdj sempat melontarkan cibiran tidak langsung kepada Partai Keadilan Sejahtera, karena mantan pimpinan partai itu terlibat kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi. Meski tidak secara langsung menyebut nama, dia beberapa kali menyebut kasus suap impor daging dalam pidatonya.

"Masa enggak ingat. Itu lho katanya mereka itu hafal Quran, salat malam rajin, jenggotan, eh lihat daging sapi enggak tahan," kata KH. Said Aqil sembari tertawa, dalam pidatonya di acara peluncuran Program Gaya Hidup Sehat untuk Remaja Indonesia kerjasama LKNU dan SESRIC, Turki, di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Jumat (21/6).

Pernyataan itu pun disambut gelak tawa oleh para hadirin dalam ruangan. Kemudian, dia tetap melanjutkan pidatonya.

Menurut Said Aqil, Nabi Muhammad SAW, sudah memprediksi bakal ada golongan kaum muslim yang ekstrim, radikal, dan menjadi cikal bakal teroris. Menurut dia, hal itu berkaca dari peristiwa pembunuhan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW, Ali bin Abi Thalib R.A., oleh seorang penghafal Quran saat hendak menunaikan salat Subuh.

"Persis sama mereka yang sering teriak Allahu Akbar. Beda sama mereka yang katanya tarbiyah, jenggotan, salat malam rajin, hafal Alquran, eh begitu lihat perempuan enggak tahan. Ingat kan yang 45 perempuan itu," ujar Said Aqil.

Mendengar pernyataan itu, lagi-lagi tamu yang hadir tertawa.

"Kalau orang NU jarang ada yang hafal Alquran. Sekjen saja enggak hafal, bendahara juga. Tapi Insya Allah ini orang baik semua," sambung KH. Said Aqil.

Said Aqil lantas melanjutkan pidatonya. Menurut dia, sikap PKS yang seperti itu menurut dia tidak tepat. Karena menurut dia malah bertentangan dengan prinsip Islam.

"Baru ikut tarbiyah dua minggu, mentang-mentang jenggotan, sudah berani mengkafirkan kyai yang tahunan memegang pesantren. Kalau enggak kafir, minimal disebut ahli bid'ah lah," lanjut Said Aqil.
Copas sumber :  http://merdekaatauhidupmulia.blogspot.com/2013/06/said-aqil-hafal-quran-jenggotan-lihat.html

Cari Blog Ini