Mengenai Saya

Foto saya
Shio : Macan. Tenaga Specialist Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar. Trainer Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar Negara Asing. Pengajar part time masalah Surveillance Detection, observation techniques, Area and building Analysis, Traveling Analysis, Hostile surveillance Detection analysis di beberapa Kedutaan besar negara Asing, Hotel, Perusahaan Security. Bersedia bekerja sama dalam pelatihan surveillance Detection Team.. Business Intelligence and Security Intelligence Indonesia Private Investigator and Indonesia Private Detective service.. Membuat beberapa buku pegangan tentang Surveilance Detection dan Buku Kamus Mini Sureveillance Detection Inggris-Indonesia. Indonesia - Inggris. Member of Indonesian Citizen Reporter Association.
Tampilkan postingan dengan label ; Alasan Amerika Serikat Memburu Bin Ladin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ; Alasan Amerika Serikat Memburu Bin Ladin. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 September 2013

Inilah Kecanggihan Pasukan Pengawal Presiden AS

Menjaga dan mengamankan Presiden Amerika Serikat memang bukan tugas yang mudah. Sejumlah teknologi canggih dibutuhkan sekelompok pasukan khusus untuk membuat Sang Presiden merasa tentram.

Pertanyaannya, seperti apa wujud pasukan khusus tersebut? Teknologi apa saja yang wajib dipakainya selama bertugas?

Berpakaian serba hitam, dari ujung kepala hingga ujung kaki menjadi ciri khas fisik pasukan khusus Gedung Putih. Auranya yang "angker" memancarkan tekad baja dan agresi yang terkontrol untuk menciptakan situasi aman.

VIVAnews kutip dari Daily Mail, Jumat 17 Desember 2010, tim ini adalah kumpulan orang-orang terlatih dari Secret Service Emergency Response Team (ERT) yang dipersiapkan khusus untuk menjaga keamanan presiden berikut keluarganya di Gedung Putih.

Tiap anggota ERT dilengkapi dengan perlengkapan berteknologi terbaru dan dimodali senjata-senjata mutakhir dan kemampuan bertahan yang sangat matang. Tak heran, dibentuk sejak 1992, ERT memang digodok agar terampil dalam memberikan respons taktis terhadap berbagai intrusi oleh pihak asing atau musuh yang mengancam ketentraman Presiden AS dan Gedung Putih.

Seorang anggota ERT wajib menggunakan satu setel Kevlar atau bahan anti peluru di badannya. Tak cuma baju, celana bahkan rompi dan sarung tangannya pun tak mempan ditembus peluru. Di dalam rompi, tiap anggota menyimpan sebuah obor serta perangkat tambahan untuk senjatanya.


Gambar ini memperlihatkan salah satu anggota pasukan khusus yang diambil ketika menunggu President Barack Obama berjalan dari Blair House menuju White House setelah pertemuan perekonomian bersama sejumlah CEO perusahaan.

Sarung pistol yang berada di saku kanannya kemungkinan besar adalah Glock 9mm, pistol favorit yang paling sering digunakan oleh para penegak hukum dan pasukan keamanan. Mesiunya menampung 17 kali tembak.

Melengkapi Glock, anggota juga dipersenjatai dengan sub machine gun yang kemungkinan adalah FN P90 buatan Belgia, yang mana menurut ahli di spesialis anti-teror SDMS Security, satu senjata saja bisa memberondong hingga 50 kali tembakan.

Di dalam kantong yang ada di sisi kiri, kemungkinan terdapat beberapa alat pernapasan yang dibuat oleh Avon Protection asal Inggris, perusahaan yang terkenal ahli di bidang pembuatan alat pernapasan. Alat ini diharapkan bisa membantu pernapasan Sang Presiden dalam keadaan darurat atau butuh alat bantu.

Selain alat pernapasan, seorang petugas kemungkinan juga membawa satu set kacamata Night Vision. Mereka juga membawa senter dengan penerangan sangat kuat, yang bisa jadi adalah Wolfeyes 320 lumen obor, kekuatannya lebih kuat ketimbang penerangan dari lampu sebuah mobil BMW.

Rompi balistiknya mungkin setingkat NIJ Level 3A. Namun, di dalamnya berisi sejenis plat balistik yang ringan untuk meningkatkan pertahanan hingga setingkat NIJ Level 4, menurut keterangan SDMS.

Ini semua masih perkiraan yang didasarkan pada kumpulan informasi yang dikoleksi dari keterangan-keterangan para ahli. Belum ada yang tahu secara detail apa spesifikasi peralatan dan senjata mutakhir yang dibawa setiap anggota pasukan khusus saat mengamankan Gedung Putih.
 [Sumber : teknologi.vivanews.com]
 

Selasa, 19 Maret 2013

AS bangun gedung baru di Indonesia Rp 4,2 triliun

Reporter : Henny Rachma Sari
Jumat, 6 Juli 2012 20:48:24
AS bangun gedung baru di Indonesia Rp 4,2 triliun
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia akan membangun gedung baru senilai Rp 4,2 triliun. Gedung ini nantinya akan didesain lebih terbuka dan transparan bagi masyarakat yang ingin mengurus visa.

"Sebagai salah satu bentuk komitmen kemitraan Amerika Serikat terhadap Indonesia, kami ingin membangun gedung baru yang menyenangkan dan ramah lingkungan di Jakarta," kata Duta Besar AS untuk Indonesia Scot Marciel seperti dilansir dari Antara, Jumat (6/7).

Dia mengatakan, pembangunan gedung berlantai 10 tersebut membuka kesempatan lapangan pekerjaan bagi warga kedua negara karena akan melibatkan kira-kira 5.000 pekerja dari Indonesia. Dibutuhkan juga sejumlah arsitek dan perencana pembangunan dari kedua negara.

Gedung Kedubes AS yang terletak di kawasan strategis Jalan Medan Merdeka Selatan No: 4, Jakarta Pusat, akan dimodernisasi dengan menggunakan teknologi dan standar tinggi dalam hal perancangan, tata ruang dan keramahan lingkungan sekitar.

Direktur Proyek Pembangunan Tamela Simpson mengatakan, rencana pembangunan gedung kedubes baru tersebut melibatkan tim perancang dari AS. Tim itu berkunjung ke Indonesia beberapa kali selama kurun waktu lima tahun untuk berkonsultasi dengan para ahli dari Indonesia.

"Selain menggunakan teknologi mutakhir, gedung kedutaan yang baru nanti juga akan mendapat sentuhan rancangan tekstil tradisional khas Indonesia," kata Simpson.

Gedung baru kedubes AS akan menggunakan dinding kaca guna menggantikan dinding batu yang menjadi ciri khas bangunan kedutaan besar AS. Selain itu, gedung baru itu akan dilengkapi dengan teknologi lapisan pelindung matahari, penadah air hujan, area taman hujan, pelapis jalan berpori dan panel tenaga surya.

Hal itu berarti gedung Kedubes AS akan memiliki kemampuan menampung air hujan dan memprosesnya untuk memenuhi kebutuhan air di komplek kedutaan itu.

Gedung baru seluas 36.000 meter persegi itu akan mampu menampung para staf kedutaan dan misi AS untuk ASEAN di Jakarta. Gedung bersertifikasi 'Leadership in Energy and Environmental Design' itu akan memiliki ruang parkir, gedung penunjang, ruang tunggu konsuler, tiga pintu gerbang dan restorasi gedung bersejarah, yaitu bekas kantor Perdana Menteri Sutan Syahrir.
[did]
Sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/as-bangun-gedung-baru-di-indonesia-rp-42-triliun.html


Berita Terkait :

Perluasan Kedubes Amerika di Jakarta Tak Lain Rencana Membangun Pangkalan Militer Bayangan

OPINI | Rabu, 1 Agustus 2012 | 01:44 WIB Dibaca: 487   Komentar: 0   0 bermanfaat
Perluasan kedubes Amerika di Jalan Merdeka Selatan mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan masyarakat, terutama dari kalangan organisasi Islam. Gedung baru ini nantinya akan berdiri seluas 3,6 hektar dan berdiri tak jauh dari istana Negara. Jika rencana perluasan ini berjalan mulus maka Indonesia adalah negeri ketiga yang memiliki kedubes Amerika terbesar di dunia setelah Pakistan 7,2 hektar dan Iraq 42 hektar.
Kedubes baru ini akan di bangun sepuluh lantaidan pemerintah Amerika sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 4,2 Trilyun. Kedubes ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai perwakilan diplomatik tapi juga mampu menjalankan dan memiliki fungsi – fungsi kegiatan intelijen dan militer. Gedung ini nantinya akan di mordenisasi dan di lengkapi dengan alat – alat canggih.
Dalam sejarah, Amerika tidak pernah melepaskan aktivitas diplomatiknya tanpa di barengi dengan kegiatan intelijen dan militer. Berkaca pada kasus The US Naval Medical Research Unit (Namru). Amerika telah leluasa bahkan tanpa control yang ketat dari pemerintah Indonesia dalam melakukan kegiatan – kegiatan yang berkedok penelitian.
Banyak yang menduga bahwa perluasan kedubes ini memungkinkan Amerika nantinya akan memindahkan unit – unit intelijen dan militernya ke dalam kedubes. Apalagi sebuah kedubes adalah tempat di mana sebuah Negara memiliki kedaulatannya sendiri dan pemerintah Indonesia tidak akan bisa menegakkan hukumnya di tempat tersebut.
Predikat negeri adidaya ini sudah tidak diragukan lagi, sederet prestasinya dalam berbagai kegiatan – kegiatan intelijen dan militer mampu mempengaruhi dan menjadi “ancaman” bagi kedaulatan Indonesia nantinya. Amerika akan semakin kuat menancapkan kuku – kukunya dan membuat pemerintahan semakin tergantung dan bersedia melayani kepentingan – kepentingannya.
Amerika yang ingin membendung pengaruh China di Asia Tenggara menggunakan Indonesia sebagai pangkalan militer bayangannya, untuk merespon kekuatan China yang semakin kuat, Amerika membutuhkan persiapan – persiapan jangka panjang
-----------------------------------------
Rahib Tampati
sumber :http://polhukam.kompasiana.com/politik/2012/08/01/3/482389/perluasan-kedubes-amerika-di-jakarta-tak-lain-rencana-membangun-pangkalan-militer-bayangan.html

Minggu, 11 November 2012

Intelijen : Ini Dia Kekasih Gelap Bos CIA

Ini Dia Kekasih Gelap Bos CIA

Aulia Akbar
Sabtu, 10 November 2012 09:48 wib
Foto : Paula Broadwell (paulabroadwell.com)
Foto : Paula Broadwell (paulabroadwell.com)
WASHINGTON - Biro Investigasi Federal (FBI) menguak misteri perselingkuhan Direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) David Petraeus. Nama Paula Broadwell pun muncul dan dinyatakan sebagai kekasih gelap Petraeus.

Broadwell adalah seorang penulis biografi yang sangat akrab dengan Petraeus. Perempuan itu dikabarkan sempat meretas email Petraeus, namun sampai saat ini, sumber belum mengetahui apakah Broadwell akan dikenakan dakwaan kriminal karena meretas email jendral itu.

Petraeus bertemu Broadwell enam tahun yang lalu, ketika Petraeus memberikan kuliah umum di Universitas Harvard. Saat itu, Broadwell sedang aktif melakukan penelitian dan mulai mengakrabkan diri dengan Petraeus.

Sama seperti Petraeus, Broadwell juga berdinas di militer. Perempuan yang tinggal di Charlotte, North Carolina itu merupakan istri dari seorang radiolog, Dr Scott Broadwell. Serta memiliki dua orang anak, Lucien dan Landon.

"Saya adalah siswa yang diundang ke Harvard untuk bertemu dengan jendral pada acara makan malam, saya diundang karena saya adalah seorang militer," ujar Broadwell, seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (10/11/2012).

"Saya mengenalkan diri saya ke Letnan Jendral Petraeus dan mengatakan padanya tentang minat saya di bidang penelitian. Dia memberikan saya kartu nama dan meminta saya untuk tetap berkomunikasi dengan peneliti lain, serta sejumlah militer yang bekerja di bidang yang sama," imbuhnya.

Broadwell lulus dari Akademi Militer West Point dengan menyandang gelar kehormatan. Perempuan berusia 39 tahun itu langsung melanjutkan studinya di King College, London, untuk memburu gelar PhD.

Salah satu hasil karyanya adalah buku biografi berjudul "All In" yang menceritakan kehidupan David Petraeus. Broadwell juga menghabiskan banyak waktunya di tahun 2010 hingga 2011, di Afghanistan bersama Petraeus.

Pada dasarnya, perselingkuhan bukanlah satu hal yang memaksa seorang pejabat CIA mengundurkan diri, kecuali bila perselingkuhan itu menimbulkan resiko. Namun Petraeus mengundurkan diri karena menganggap perselingkuhan itu sebagai masalah besar yang dapat mempermalukan CIA.(AUL)



 

Selasa, 17 April 2012

Agen Rahasia : Secret Service, Perisai Presiden AS


Dibaca: 77072
Presiden AS Barack Obama dikeliling oleh para pengawalnya.
JAKARTA, KOMPAS.com — Hiruk pikuk di sekitar kegiatan atau kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS), sebagaimana halnya dalam kunjungan dua hari Presiden Barack Obama ke Jakarta kali ini, tidak lepas dari amatan para pria berjas hitam, berkacamata gelap, dan berbadan tegap yang setia menyertai sang presiden. Mereka adalah agen-agen pilihan yang bernaung di bawah Presidential Protection Details (PPD) yang merupakan unit dari US Secret Service (USSS). Mereka menjadi perisai hidup Presiden AS dari kemungkinan serangan.
Presiden AS, dalam sejarah keberadaan negara itu, sudah beberapa kali menjadi target serangan. Sejak tahun 1960-an, misalnya, Presiden John F Kennedy (terbunuh), Gerald Ford (dua kali diserang, tetapi tidak terluka), dan Ronald Reagan (mengalami luka serius) telah menjadi korban saat tampil di depan umum. Bahkan, setiap hari Presiden AS menghadapi berbagai macam ancaman pembunuhan, baik ancaman jenis konvensional, seperti penembakan seperti yang dialami Presiden Ronald Reagan dan John F Kennedy, maupun ancaman pembunuhan yang disampaikan lewat telepon serta surat. Obama, misalnya, yang menjadi presiden kulit hitam pertama AS, sehari bisa mendapat ancaman sampai 300 kali.
Alasan para pelaku beragam. Majalah Commando edisi April 2010 melaporkan, para pelaku ada yang bermotif kedongkolan secara politik terhadap sang presiden, tetapi ada pula yang karena gangguan seksual seperti yang dilakukan seorang homoseksual di Washington. Ia bermaksud membunuh Presiden Ronald Reagan hanya agar bisa dijebloskan kembali ke penjara. Usut punya usut, rupanya ia sangat merindukan kekasih sesama jenisnya yang masih mendekam di penjara.
Secret Service dengan semboyannya Worthy of Trust and Confidence (Layak Dipercaya dan Diandalkan) merupakan satu-satunya lembaga dengan tugas dan tanggung jawab unik. Sejak dibentuk pada 5 Juli 1865, tidak ada kata santai bagi Secret Service dalam tugas sebagai perisai Presiden AS.
Uniknya, lembaga itu awalnya tidak dibentuk sebagai pengawal presiden. Secret Service merupakan lembaga penegak hukum federal yang merupakan bagian dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS. Para anggotanya dibagi antara Agen Khusus dan Divisi Berseragam. Hingga 1 Maret 2003, Secret Service merupakan bagian dari Departemen Keuangan. Lembaga itu kini memiliki dua bidang tanggung jawab yang berbeda. Pertama, peran keuangan yang meliputi misi seperti mencegah dan menginvestigasi pemalsuan mata uang AS dan surat-surat berharga serta penyelidikan penipuan besar. Kedua, peran keamanan, yaitu memastikan keselamatan pemimpin nasional saat ini dan mantan presiden serta keluarganya, seperti presiden, mantan presiden, wakil presiden, dan calon presiden AS.
Tanggung jawab awal Secret Service adalah menyelidiki kejahatan yang berkaitan dengan Departemen Keuangan dan kemudian berkembang menjadi bagian intelijen dalam negeri dan badan kontra-intelijen. Banyak misi badan itu kemudian diambil alih oleh lembaga seperti FBI, ATF, dan IRS.
Misi investigasi utama Secret Service adalah untuk menjaga sistem pembayaran dan keuangan AS, hal ini antara lain mencakup kejahatan yang melibatkan penipuan oleh lembaga keuangan, penipuan komputer dan telekomunikasi, dokumen-dokumen identifikasi palsu, transfer dana elektronik, dan pencucian uang.
Namun, setelah pembunuhan Presiden William McKinley tahun 1901, Kongres mengarahkan Secret Service untuk melindungi Presiden AS. Saat ini, Secret Service secara hukum berwenang untuk melindungi presiden, wakil presiden, presiden dan wakil presiden terpilih; keluarga langsung dari individu-individu yang telah disebut pada poin terdahulu; serta mantan presiden dan pasangan mereka sepanjang hidupnya, kecuali jika pasangan itu menikah lagi. Tahun 1997, undang-undang membatasi perlindungan USSS untuk mantan presiden hanya untuk jangka waktu tidak lebih dari 10 tahun sejak mantan presiden meninggalkan Gedung Putih; anak-anak dari mantan presiden sampai usia 16 tahun atau 5 tahun setelah masa jabatan presiden habis; mantan wakil presiden sampai 6 bulan setelah jabatan berakhir (Sekretaris Keamanan Dalam Negeri dapat memperpanjang waktu perlindungan); serta keluarga mantan wakil presiden sampai 6 bulan setelah masa jabatan berakhir.
Kisah heroik Peristiwa pembunuhan Kennedy menyimpan kisah tentang keberanian seorang agen Secret Service, Clint Hill, yang melindungi Nyonya Kennedy. Hill berada dalam kendaraan di belakang limusin Presiden John F Kennedy saat penembakan terjadi. Saat penembakan berlanjut, Hill melompat dari kendaraannya yang sedang melaju ke bagian belakang mobil kepresidenan yang juga terus bergerak untuk memandu Nyonya Kennedy menuju ke jok belakang mobil. Dia kemudian melindungi Presiden dan Ibu Negara dengan tubuhnya sampai mobil itu tiba di rumah sakit.
Meski mereka merupakan orang-orang pilihan yang telah melewati proses seleksi dan latihan ketat yang memakan waktu berbulan-bulan di markas besar USSS, mereka tetap manusia yang tidak luput dari kesalahan. Kasus kecolongan beberapa kali terjadi, di antaranya ada yang fatal, seperti yang menimpa John F Kennedy itu.
Kasus paling akhir yang sangat memalukan adalah penyusupan yang dilakukan oleh pasangan Michelle dan Tareq Salahi pada acara jamuan makan malam yang diadakan Presiden Obama untuk tamunya, Perdana Menteri India Manmohan Singh, beberapa waktu lalu. Pasangan itu dengan leluasa menghadiri acara makan malam tersebut, lalu bersalaman, berfoto-foto dengan tampang riang bersama Obama, kemudian mengunduh foto-foto tersebut di laman mereka di Facebook. Padahal, mereka merupakan tamu tak diundang yang hanya ingin terkenal.
 sumber: http://internasional.kompas.com/read/2010/11/09/19090528/Secret.Service.Perisai.Presiden.AS

Agen Rahasia : Skandal Seks dengan pelacur, Agen Rahasia AS Memalukan

Agen Rahasia AS main pelacur, Memalukan
 Tri Wahono | Senin, 16 April 2012 | 07:06 WIB


Dibaca: 24667
Wikimedia Commons Suasana kota Cartagena di Kolombia di waktu malam.
CARTAGENA, KOMPAS.com - Sebuah skandal seks yang melibatkan agen-agen dinas rahasia AS pada kunjungan Presiden Barack Obama ke Kolombia tampaknya semakin membesar, hari Minggu (15/4/2012).
Ini terjadi setelah tentara AS yang sedang berkunjung juga dihubungkan dengan "penggunaan" perempuan pekerja seks komersial.
Sembilan anggota dinas rahasia yang dikenal karena penanganan keamanan bagi anggota-anggota senior Pemerintah AS diskors dan dikirim pulang setelah ada tuduhan perlakuan tak senonoh di kota resor Cartagena, Kolombia.
Lima personel militer AS juga diperiksa atas perilaku yang disebutkan terjadi di hotel tempat para staf dinas rahasia itu menginap. Mereka telah dibebastugaskan dan tak boleh keluar dari barak.
Obama tiba hari Jumat malam di Cartagena untuk Konferensi Tingkat Tinggi Amerika. Namun, kasus yang menimpa dinas rahasia dan militer membayangi pertemuan para pemimpin regional itu. Insiden yang sebenarnya masih belum jelas itu terjadi sebelum Obama tiba. Namun, insiden itu melibatkan personel keamanan dan sejumlah perempuan PSK.

Merepotkan ObamaBagi Gedung Putih, skandal itu menambah keruwetan bagi upaya Obama merebut kembali sebuah wilayah di mana pengaruh AS meredup. Itu juga melemahkan reputasi dinas rahasia dan menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas perlindungan yang diterima Presiden. Ini mengingat perilaku stafnya di sebuah negara di mana kelompok gerilya dan geng narkoba masih aktif.

Dinas rahasia tidak mengungkapkan bagaimana pelanggaran itu terjadi. Gedung Putih mengatakan Obama telah diberitahu mengenai insiden itu.

Peter King, Ketua Komite Keamanan Dalam Negeri DPR AS, mengatakan, hari Sabtu, hampir semua dari 11 agen rahasia itu membawa perempuan ke kamar hotel yang terpisah dari hotel Obama menginap.

King mengatakan, dia diberi tahu bahwa siapa pun yang berkunjung untuk menginap di hotel itu harus meninggalkan identifikasi di resepsionis hotel dan harus meninggalkan hotel itu sebelum pukul 07.00.

Ketika seorang perempuan tidak melakukan itu, staf hotel dan polisi memeriksa. Mereka menemukan perempuan itu sedang bersama seorang agen di kamar hotel. Sebuah pertengkaran terjadi soal apakah agen itu harus membayarnya. King mengatakan agen itu akhirnya membayar perempuan itu.

Kesebelas anggota dinas rahasia yang diskors itu adalah agen khusus, dan tak seorang pun ditugaskan langsung untuk melindungi Obama.

Walau prostitusi legal di tempat-tempat yang telah ditetapkan di Kolombia, perilaku semacam itu akan melanggar aturan bagi dinas rahasia, sebagian karena bisa membuat para agen diperas dan memudahkan kontraspionase. "Ini juga bisa membantu seorang musuh memasuki lingkar keamanan," kata King.

Seorang pejabat di salah satu hotel utama KTT mengatakan, komposisi kontingen keamanan AS diubah setelah insiden itu terjadi. (AFP/AP/Reuters/DI)
 sumber:http://internasional.kompas.com/read/2012/04/16/07062313/Skandal.Seks.Agen.Rahasia.AS.Memalukan

Senin, 09 Januari 2012

Mata-mata AS Dihukum Mati

Internasional / Selasa, 10 Januari 2012 05:43 WIB


Metrotvnews.com, Teheran: Pengadilan Revolusi Iran menjatuhkan hukuman mati pada seorang warga AS keturunan Iran, karena melakukan kegiatan mata-mata untuk badan inteljen AS CIA. Hal ini dilaporkan kantor berita Fars, Senin (9/1).

"Amir Mirza Hekmati dijatuhi hukuman mati... karena bekerja sama dengan negara musuh (AS) dan melakukan kegiatan mata-mata untuk CIA," kata kantor berita semi-resmi itu.

"Pengadilan menganggap terdakwa tersebut mengobarkan perang terhadap Tuhan," tambah Fars.

Pejabat-pejabat pengadilan tidak bisa dihubungi untuk diminta komentar mereka mengenai hal itu.

Hekmati, pria keturunan Iran yang berusia 28 tahun, ditangkap pada Desember dan Kementerian Intelijen Iran menuduhnya menerima pelatihan di pangkalan-pangkalan AS di negara-negara tetangga, Afghanistan dan Irak.

Pengadilan Iran mengatakan, Hekmati mengakui memiliki hubungan dengan CIA namun mengatakan, ia tidak berniat mencelakakan Iran.

Televisi Iran menyebut pria itu sebagai warga AS keturunan Iran yang lahir di negara bagian Arizona, AS. Menurut laporan itu, pria tersebut bergabung dengan Angkatan Darat AS pada 2001 dan menjalani pelatihan intelijen selama satu dasawarsa.(Ant/DNI)
Sumber : http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/01/10/78019/Mata-mata-AS-Dihukum-Mati/7
  Mata-mata AS Ditangkap Iran
Internasional / Senin, 9 Januari 2012 09:59 WIB


BERITA TERKAIT :


Metrotvnews.com, Teheran: Menteri Intelijen Iran Heydar Moslehi mengumumkan penangkapan beberapa mata-mata Amerika Serikat yang diduga ditugasi untuk upaya mengganggu pemilihan parlemen Iran mendatang.

"Para tahanan itu dalam kontak dengan luar negeri melalui jaringan dunia maya," kata Moslehi. Iran akan menyelenggarakan pemilihan parlemen pada 2 Maret.

"Kami menangkap mereka setelah kami memperoleh informasi lengkap tentang kegiatan spionase mereka," kata Moslehi tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Pengumuman ini datang pada saat ketegangan Teheran dengan Barat terus meningkat setelah negara-negara Barat mengancam sanksi baru terhadap Republik Islam itu berkaitan dengan program nuklirnya yang kontroversial.

Iran membalas dengan mengatakan bahwa pihaknya akan memblokir Selat Hormuz yang strategis, di mana diperkirakan 40 persen dari minyak dunia berlayar melewati selat ini, dalam menanggapi rencana embargo minyak Barat.(Ant/RRN)
sUMBER : http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/01/09/77928/Mata-mata-AS-Ditangkap-Iran/7

Senin, 02 Mei 2011

Terorisme : Presiden Obama: Keadilan Telah Ditegakkan

WASHINGTON (AFP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengumumkan tewasnya Osama bin Laden dalam sebuah operasi di Pakistan.

Dalam pidato yang disiarkan langsung di televisi, Obama mengatakan operasi itu dibantu juga oleh pihak Pakistan. Dengan tewasnya Osama, kata Obama, "Keadilan telah ditegakkan," kata dia, Minggu malam waktu setempat, atau Senin (2/5) pagi waktu Indonesia barat.

Pengumuman oleh Obama itu disambut kerumunan orang yang merayakannya di luar Gedung Putih, tengah malam. Mereka menyanyikan koor "USA, USA" sambil menunggu Presiden Obama muncul dengan konfirmasi tewasnya Osama, musuh nomor satu AS itu.

"Malam ini, saya bisa melaporkan kepada rakyat Amerika dan kepada dunia bahwa Amerika Serikat telah menyelesaikan sebuah operasi yang menewaskan Osama bin Laden, pemimpin Al-Qaeda, yang juga seorang teroris yang bertanggung jawab terhadap terbunuhnya ribuan laki-laki, perempuan, dan anak-anak yang tak berdosa," kata Obama.

Menurut Obama, ia telah memerintahkan angkatan bersenjata AS menyerang sebuah komplek di Pakistan, Minggu, berdasar sebuah petunjuk yang pertama kali muncul pada Agustus lalu. "Tim kecil Amerika melaksanakan operasi ini dengan keberanian dan kemampuan yang luar biasa. Tak ada rakyat Amerika yang terluka. Mereka berhati-hati untuk menghindari korban sipil," Obama melanjutkan.

Setelah tembak-menembak, pasukan itu membunuh Osama dan mengambil jasadnya.
Obama memperingatkan Al-Qaeda akan terus berusaha menyerang AS.

Menurut seorang pejabat Pakistan, Osama terbunuh dalam sebuah "operasi intelijen yang sangat sensitif".

Setelah laporan matinya Osama, mata uang dollar AS segera naik terhadap euro dan yen.

Osama dituding Washington menjadi otak berbagai serangan teror sesudah dan sebelum 11 September 2001, termasuk menyerang sejumlah kedutaan besar AS di Kenya dan Afrika pada 1998.
Sumber: Yahoonews, Sennin, 02 Mei 2011
http://id.berita.yahoo.com/presiden-obama--keadilan-telah-ditegakkan.html

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK - Orang nomor dua Al Qaeda, Ayman al-Zawahri, diperkirakan akan menggantikan Osama bin Laden yang tewas dalam sebuah baku tembak dengan tentara Amerika Serikat. Al-Zawahri adalah seorang dokter ahli bedah dari Mesir.
Zawahri telah menjadi otak di belakang Osama dan jaringan Al Qaeda-nya. Dia lewat pesan video beberapa kali tampil ke publik untuk melontarkan kecaman terhadap Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.
Berdasarkan pantauan terakhir Kelompok Intelijen SITE pada bulan lalu, Al-Zawahri mendesak umat Islam untuk melawan NATO dan pasukan Amerika di Libya.
"Saya ingin mengarahkan perhatian saudara-saudara muslim kita di Libya, Tunisia, Aljazair, dan negara-negara Muslim lainnya. Jika Amerika dan pasukan NATO memasuki Libya kemudian tetangga mereka di Mesir, Tunisia, Aljazair dan negara-negara Islam lainnya, maka kita harus bangun dan melawan kedua tentara bayaran dari Qadafi dan sisanya NATO, " kata Zawahri.



Cari Blog Ini