Rompi anti peluru telah lama dikembangkan dan digunakan dalam dunia
militer untuk mengurangi jumlah korban yang jatuh pada tentara atau
petugas yang menghadapi baku tembak. Fungsinya jelas, yaitu untuk
melindungi tubuh dari peluru atau proyektil kecil lainnya yang keluar
dari senjata api. Kemungkinan prinsip awal rompi anti peluru diilhami
dari baju zirah yang digunakan prajurit pada abad pertengahan.
Pada masa itu, untuk mengurangi luka sayatan atau tusukan pedang atau
bahkan luka akibat terjangan anak panah, para ksatria kerajaan (
knight) memakai baju dari besi. Sayangnya dengan perkembangan senjata
api, perlindungan seperti ini menjadi tidak bermanfaat lagi. Maka
dikembangkanlah baju pelindung untuk mementahkan serangan senjata api
yang kita kenal dengan sebutan rompi anti peluru. Menurut jenisnya,
rompi anti peluru dibedakan menjadi dua, yaitu soft body armor dan hard
body armor.
Soft Body Armor
Dalam tugas keseharian atau dalam tugas penyamaran polisi lebih
mengutamakan rompi anti peluru yang ringan. Soft body armor umumnya
terbuat dari serat Aramid. Material ini ditemukan tahun 1964, oleh
Stephanie Kwolek, seorang ahli kimia berkebangsaan Amerika, yang
bekerja sebagai peneliti pada perusahaan DuPont.
Aramid adalah kependekan dari kata aromatic polyamide. Aramid memiliki
struktur yang kuat, alot, memiliki sifat peredam yang bagus, tahan
terhadap asam dan basa, selain itu dapat menahan panas hingga 370° C,
sehingga tidak mudah terbakar. Karena sifatnya yang demikian, aramid
juga digunakan di pesawat terbang, tank, dan roket. Produk aramid yang
dipasarkan dikenal dengan nama Kevlar.
Kevlar memiliki berat yang ringan, tapi 5 kali lebih kuat dibandingkan
besi. Satu lapisan Kevlar tebalnya kurang dari 1 mm, umumnya standar
rompi anti peluru terdiri hingga 32 lapisan dan beratnya bisa mencapai
10 kg.
Hard Body Armor
Dengan menambahi soft body armor dengan lapisan tertentu, dapat
dihasilkan hard body armor. Umumnya lapisan terbuat dari keramik,
lempengan logam atau komposit. Bentuknya yang tebal dan berat
menjadikannya tidak nyaman digunakan, hingga jarang dikenakan dalam
tugas keseharian. Hanya dalam tugas khusus yang beresiko tinggi,
seperti operasi militer atau operasi tim khusus.
Prinsip Kerja Rompi Anti Peluru
Prinsip kerjanya adalah dengan mengurangi sebanyak mungkin lontaran
energi kinetik peluru, dengan cara menggunakan lapisan-lapisan kevlar
untuk menyerap energi laju tersebut dan memecahnya ke penampang rompi
anti peluru yang luas, sehingga energi tersebut tidak cukup lagi untuk
membuat peluru dapat menembus rompi anti peluru.
Analoginya seperti laju bola yang dapat ditahan oleh jaring gawang.
Jaring gawang terdiri dari rangkaian tali yang saling terhubung satu
sama lain. Apabila bola tertangkap oleh jaring gawang, maka energi
kinetik bola tersebut akan diserap oleh jaring gawang, yang menyebabkan
tali di sekitarnya bertambah panjang dan kemudian tekanan tali akan
dialirkan ke tiang gawang.
Dalam menyerap laju energi peluru, kevlar mengalami deformasi yang
menekan ke arah dalam, tekanan kedalam ini akan diteruskan sehingga
mengenai tubuh pengguna. Batas maksimal penekanan kedalam tidak boleh
lebih dari 44 mm. Jika batasan tersebut dilewati, maka pengguna rompi
anti peluru akan mengalami luka dalam yang tentunya akan membahayakan
keselamatan jiwa.
Anggapan bahwa pemakai rompi anti peluru dapat terhindar sepenuhnya
dari cidera yang dihasilkan oleh tembakan adalah salah. Perlu ditekankan
sekali lagi, bahwa fungsi utama rompi anti peluru hanyalah untuk
menahan peluru. Sehingga peluru tidak sampai masuk ke dalam tubuh
pemakai rompi anti peluru.
Tidak jarang akibat tekanan yang ditimbulkan peluru tadi, pemakai
rompi anti peluru akan menderita luka memar hingga patah tulang.
Tentunya cidera juga tergantung dari jenis rompi anti peluru yang
digunakan. Ini menunjukkan bahwa istilah rompi anti peluru ( bullet
proof vest) tidaklah tepat, istilah yang benar adalah rompi balistik (
ballistic vest) .
Level Rompi Balistik
Standar rompi balistik yang paling banyak digunakan adalah standar NIJ (
National Institute of Justice) Amerika. Berdasarkan standar ini, rompi
balistik dibagi menjadi beberapa tingkatan ( level) , yaitu level I,
II-A, II, III-A, III, dan IV. Level I adalah tingkatan yang
terendah, rompi balistik hanya dapat menahan peluru yang berkaliber
kecil. Lengkapnya lihat gambar di atas. Mulai level III rompi balistik
akan dilengkapi dengan lempengan besi, sehingga mampu untuk menahan
shotgun.
Dengan menggunakan material yang sekarang, makin tinggi tingkat
keamanan yang diberikan, maka akan semakin tebal dan berat rompi
balistik yang harus dikenakan. Ini tentunya merupakan kekurangan dari
material tersebut. Atas dasar ini, pihak ilmuwan dan militer masih
mengembangkan material baru yang lebih ringan dan juga lebih kuat.
Rompi anti-peluru adalah pakaian pelindung untuk meminimalkan cidera
karena terkena peluru. Biasanya dipakai oleh personil militer dan polisi
dalam tugas-tugas tertentu. Bahan untuk rompi anti-peluru diantaranya
logam ( baja atau titanium) , keramik atau jenis polimer yang dapat
memberikan perlindungan ekstra terhadap bagian-bagian vital pemakainya.
Rompi ini melindungi pemakainya dengan cara menahan laju peluru. Peluru
dihentikan sebelum berpenetrasi ke dalam tubuh. Ketika rompi menahan
penetrasi peluru, dorongan dari peluru direduksi dengan menyebarkan
momentumnya ke seluruh tubuh. Pemakai tetap akan merasakan energi
kinetik dari peluru, hal ini dapat menyebabkan luka memar, bengkak
atau luka dalam yang cukup serius.
Salah satu polimer yang dikembangkan sebagai bahan rompi anti-peluru
modern adalah kevlar. Kevlar dikenal juga sebagai twaron dan
poli-parafenilen tereftalamida, yaitu suatu serat sintetik yang
kekuatannya lima kali kekuatan tembaga, dengan berat yang sama. Kevlar
sangat tahan terhadap panas dan terdekomposisi di atas 400 oC tanpa
meleleh. Kevlar ditemukan oleh perusahaan DuPont pada awal 1960-an,
hasil kerja dari Stephanie Kwolek. Kevlar merupakan merk dagang yang
terdaftar oleh E.I. de Pont de Nemours and Company.
Sifat-sifat
Kevlar adalah salah satu tipe aramida, yang terdiri dari rantai
panjang polimer dengan orientasi paralel. Aramida sendiri merupakan
suatu serat sintetik yang berupa rantai panjang poliamida sintetik
dengan paling sedikit 85 persen sambungan amidanya menempel secara
langsung pada dua rantai aromatik ( gugus amida dan gugus aromatik
berselang-seling) . Kekuatan kevlar diperoleh dari ikatan hidrogen
intra-molekuler dan interaksi tumpukan aromatik-aromatik antar lembaran.
Interaksi-interaksi ini lebih kuat daripada interaksi Van der Waals
yang terdapat dalam polimer-polimer sintetik lain dan serat-serat
seperti dyneema ( serat yang terbuat dari rantai polietilena yang sangat
panjang, yang tersusun searah) . Keberadaan garam-garam dan impuritis
lain, biasanya kalsium, dapat mengganggu interaksi pada lembaran
polimer dan harus dihilangkan dalam proses produksi. Kevlar terdiri dari
molekul-molekul yang relatif rigid, yang membentuk struktur seperti
lembaran-lembaran datar pada protein sutra.
Dari sifat-sifat tersebut diperoleh serat dengan kekuatan mekanik yang tinggi dan tahan terhadap panas.
Kevlar mempunyai gugus-gugus bebas yang dapat membentuk ikatan hidrogen
pada bagian luarnya, sehingga dapat mengabsorp air dan mempunyai sifat
‘ basah’ yang baik. Hal ini juga menjadikannya terasa lebih alami dan ‘
lengket’ dibandingkan dengan polimer pada umumnya, seperti polietilen.
Kelemahan utama dari kevlar adalah dapat terdekomposisi pada kondisi
basa atau ketika terpapar klorin. Meskipun dapat mendukung tensile
stress yang besar, kevlar tidak cukup kuat di bawah tekanan kompresif.
Untuk mengatasi masalah ini, kevlar sering digunakan secara bersama
dengan bahan yang kuat terhadap tekanan kompresif.
Produksi
Kevlar disintesis dari monomer 1, 4-fenildiamin ( para-fenilendiamin)
dan tereftaloil klorida. Hasilnya adalah polimer aromatik amida (
aramida) dengan cincin benzena dan gugus amida yang berselang-seling.
Dengan langkah produksi ini, diperoleh lembaran polimer yang tergabung
secara acak. Untuk membuat kevlar, bahan-bahan dilarutkan dan diaduk,
menghasilkan rantai polimer yang berorientasi membentuk serat.
Kevlar berharga mahal karena sulitnya pemakaian asam sulfat pekat dalam
produksinya. Kondisi yang ekstrim ini dibutuhkan untuk menjaga
ketaklarutan polimer yang tinggi dalam larutan selama sintesis dan
pengadukan.
Bahan anti-peluru lain yang dikembangkan setelah kevlar diantaranya
DSM’ s Dyneema, Akzo’ s Twaron, Toyobo’ s Zylon ( yang kontroversial,
studi terbaru melaporkan, bahan ini terdegradasi dengan cepat sehingga
pemakainya tidak terlindungi seperti yang diharapkan) , atau
Honeywell’ s GoldFlex – semuanya merupakan merk dagang. Bahan-bahan yang
baru ini lebih ringan, tipis, dan lebih tahan dibanding kevlar,
namun harganya lebih mahal.
Proses Bagaimana Sebuah Peluru Ditembakkan
Sebelum anda membaca Proses Bagaimana Sebuah Peluru Ditembakkan ini
lebih jauh, sebaiknya anda terlebih dahulu memahami bagian-bagian dari
peluru. Sebuah peluru terdiri dari beberapa bagian yaitu proyektil
peluru ( anak peluru) , selongsong peluru, mesiu, dan primer.
Keseluruhan rangkaian ini disebut amunisi. Istilah " peluru "
sebenarnya hanya mengacu pada bagian proyektil dari amunisi tersebut,
atau anak peluru yang ditembakkan, dan bukan keseluruhan dari amunisi
tersebut.
Selongsong peluru adalah benda yang merupakan wadah yang yang
membungkus proyektil peluru dan terdiri dari propelan ( biasanya bubuk
mesiu) , rim, dan primer. Bubuk mesiu berfungsi sebagai pencetus
ledakan yang mendorong proyektil peluru dengan energi kinetik.
Selongsong peluru sendiri baru dikenal pada penggunaan amunisi senjata
api modern.
Sebuah selongsong yang berisi propelan tanpa menggunakan proyektil
peluru disebut peluru hampa atau peluru kosong, di mana saat primer
terpukul, hanya akan terdengar suara ledakan tanpa adanya proyektil
yang ditembakkan senapan. Peluru hampa umumnya digunakan saat
dibutuhkannya suara dan kilatan senjata api, tanpa proyektil yang
berbahaya, misalnya untuk latihan militer, dalam pengambilan gambar
film, dan pada pistol penanda pada olahraga balap lari. Walaupun tidak
berisi anak peluru, peluru hampa tetap berbahaya. Peluru hampa dapat
menyebabkan kematian bila ditembakkan ke seseorang pada jarak yang
dekat. Pemeran film Brandon Lee dan Jon-Erik Hexum tewas karena senjata
api yang menggunakan peluru hampa.
Terdapat satu lagi jenis amunisi khusus lainnya yaitu peluru karet.
Peluru karet adalah proyektil yang terbuat dari karet, atau yang
dilapisi karet, yang ditembakkan dari senjata api. Peluru karet
digunakan sebagai senjata tidak mematikan, namun tetap dapat menembus
kulit manusia. Peluru karet tetap dapat menyebabkan kematian apabila
digunakan pada jarak dekat atau terkena bagian vital seperti kepala.
Peluru karet, bersama dengan peluru plastik, lilin, dan kayu,
digunakan pada saat kerusuhan atau unjuk rasa. Pertama kali
diperkenalkan oleh pemerintah Amerika Serikat guna menghadang demonstran
anti perang Vietnam pada tahun 60-an.
Bagaimana Proses Sebuah Peluru Ditembakkan
Selongsong peluru bersifat kedap udara dan akan mengunci ruang
pembakaran amunisi dari segala arah kecuali pada bagian bawah selongsong
tersebut.
Ketika pelatuk senapan ditarik, pin pemicu tembakan akan memukul primer dan memicunya.
Percikan api akan terjadi akibat pukulan pin pada primer dan akan membakar gas pada bubuk mesiu.
Gas yang terbakar dari bubuk mesiu mendorong proyektil peluru lepas dari selongsong-nya.
Setelah peluru terlepas, tekanan pada selongsong akan hilang
menjadikan selongsong tersebut terlontar keluar dari ruang pembakaran.
Satu dasawarsa terakhir factor keamanan menjadi suatu hal yg sangat didambakan oleh seluruh masyarakat Jakarta.
Jakarta merupakan Kota terpadat dan termajemuk di Indonesia, yang juga
merupakan kota yg paling tinggi tingkat kriminalitasnya , mungkin
tidak hanya tertinggi di Indonesia , akan tetapi di seluruh Asia
tenggara.
Selain tingkat kriminilitas yang tinggi , Jakarta yang merupakan pusat
pemerintahan Negara Indonesia , juga merupakan target utama bagi
gerakan gerakan teroris , baik teroris lokal maupun internasi-onal guna
menggoncang kestabilan keamanan negara maupun guna tujuan- tujuan
politik sekala international , yg di tahun tahun terakhir begitu
dahsyatnya menggoncang kota Jakarta .
Kasus kedubes filipina, kasus malam Natal 2001 , kasus Hotel
Ma-rriot, dan terakhir beberapa saat yg lalu kedubes Australia yang
digoncang Bom berkekuatan tinggi yg memporak porandakan gedung
sekitarnya yang beradius 500 meter dan merengut nyawa orang-orang yg tak
berdosa serta melukai ratusan orang. Belum lagi bom-bom yg sekala kecil
yg sering terjadi di tahun belakangan ini. Merupakan bukti bahwa factor
keamanan begitu susahnya kita dapatkan.
Begitu juga kriminalitas dijalan, perampokan bersenjata, tajam,
kam-pak, bahkan perampokan dengan senjata api sudah merupakan menu
harian koran-koran ibukota.
Terbongkarnya penyelundupan 2 kontainer berbagai tipe Senjata Api pada
12 November 2004 oleh bea cukai Tanjung Priok , salah satu bukti bahwa
jakarta juga merupakan target potensial untuk beredarnnya senjata api
ilegal, lalu kemanakah beredarnya senjata senjata terse-but maka
tidak heran perampokan dan kejahatan bersenjata api telah menjadi trend
kejahatan saat ini.
Rasa ketidak aman berkendara di jalanan jakarta tidak hanya oleh faktor
kejahatan seperti tsb diatas saja, akan tetapi sering kali kita
terjebak dalam Tawuran anak anak sekolah dan tawuran antar war-ga,
dimana batu batu dan benda keras lainnya bisa sangat mengan-cam
keselamatan kita dan keluarga kita yg sedang berada dan ter-jebak
ditengah tengah situasi tersebut.
Kerja Keras Polisi sebagai benteng kemananan masyarakan selama ini
terbukti belum lah cukup, masih saja terjadi hal2 seperti tersebut
diatas.
Usaha pengamanan Sendiri adalah hal pencegahan yg paling tepat yg harus dilakukan oleh kita.
Pengertian Kaliber Peluru
DALAM berbagai publikasi media massa, baik cetak maupun elektronik,
seringkali kita menemukan kekeliruan dalam penyebutan kaliber peluru,
mulai senjata ringan sampai berat. Karena keawaman sebagian pihak,
penulisan kaliber peluru jika akhirnya menimbulkan kerancuan dan
kekeliruan yang berakibat ketakjelasan senjata yang dimaksud.
Pengertian kaliber peluru, artinya diameter proyektil dikalikan dengan
panjang kelongsong peluru, yang biasanya dihitung dalam ukuran
milimeter ( umumnya daratan Eropa) dan inci ( terutama Inggris dan
Amerika) . Untuk senjata genggam jenis pistol, revolver, dan pistol
mitraliur, yang paling umum adalah kaliber .22, kaliber 9 mm, kaliber
7, 65 mm, kaliber .45, kaliber .32, kaliber .38, dll, sedangkan
senapan dan senapan mesin yang kini umum digunakan adalah kaliber 7, 62
mm, kaliber 5, 56 mm, kaliber .30.
Hanya saja, saat ini sering terjadi kekeliruan dalam penulisan kaliber
peluru, terutama bagi kalangan awam, misalnya menyebutkan ada peluru
pistol kaliber 45 mm, kaliber 38 mm. Padahal, angka kaliber peluru
tersebut dihitung dalam ukuran inci, sebenarnya yaitu kaliber 0, 45
inci yang ditulis dalam penulisan singkat ala internasional menjadi .45 (
titik 45 menunjukan singkatan dari 0, 45 inci) jika dikalkulasi kepada
hitungan milimeter menjadi 11, 43 mm. Begitu pula kaliber 38,
sebenarnya adalam 0, 38 inci atau disingkat .38 yang dihitung ke dalam
milimeter menjadi 9, 6 mm. Jadi dapat dibayangkan, jika ada peluru
memiliki kaliber 45 inci, ini berarti hampir seukuran peluru meriam !
Penggunaan peluru kaliber .45 sendiri, saat ini sudah jarang tak
digunakan lagi, termasuk oleh ” mbahnya” yaitu Amerika, di mana mereka
terakhir menggunakan melalui Colt M1911A1 yang kemudian digantikan
Beretta M92F ( kaliber 9 mm x19) pada awal tahun 1990-an. Saat ini,
hampir seluruh negara menggunakan pistol dengan standar peluru kalier 9
mm x 19, termasuk eks Blok Uni Sovyet/ Rusia dkk ( tadinya menggunakan
9 mm x 18) dan produsen asal Asia, Amerika Selatan, Afrika, dll,
walau masih ada sebagian memproduksi versi kaliber .45, .44, .40,
dll. Begitu pula jika mengacu kepada kaliber dalam hitungan milimeter,
ini pun menyangkut beberapa produk, karena ada beberapa kaliber yang
tak sama. Misalnya kaliber 9 mm, untuk produk umum digunakan sebenarnya
ada tiga jenis, yaitu 9 mm x 19 mm ( disebut juga 9 mm Parabellum, 9
mm Luger, ini aslinya produk Eropa Barat, khususnya Belgia dan Jerman)
, 9 mm x 19 mm ( disebut pula 9 mm Makarov, aslinya produk Rusia) ,
dan 9 mm x 21 mm ( produk Eropa Barat untuk senjata genggam sipil) ,
serta 9 mm x 17. Sebagai gambaran, sejumlah pabrik senjata ringan,
baik senjata genggam ( pistol dan revolver) atau pistol mitraliur/
sub-machine gun, bukan hanya memproduksi sebuah produk dengan satu
standar kaliber saja, namun juga dalam beberapa kali sesuai pangsa
pasar.
Saat ini yang paling banyak laku di pasaran dan menjadi standar adalah 9
mm x 19, disamping sebagian menggunakan versi kaliber .45 atau versi
.38, kaliber .357 serta .44 ( untuk militer dan polisi) , untuk sipil
biasanya kaliber 7, 65 mm atau kaliber .32 serta kaliber .22. Untuk
jenis senapan dan senapan mesin, produksi berbagai negara di dunia saat
ini cenderung ramai-ramai menggunakan 5, 56 mm x 45 yang dipopulerkan
melalui senapan serbu M-16 di Vietnam dan senapan mesin regu FN Minimi
Belgia, sedangkan versi lama 7, 62 mm x 51 kini kebanyakan untuk
keperluan khusus, misalnya penembak jitu di mana produk yang masih
diandalkan adalah M-14 Amerika dan senapan mesin serbaguna FN MAG Belgia
( serta versi buatan Inggris dan Amerika) dan M-60 Amerika, yang masih
bertahan menggunakan 7, 62 mm x 39 aslinya Uni Sovyet/ Rusia pada
senapan serbu AK-47 ( dan produk-produk pengembangan dari Cina, Jerman
Timur, Korea Utara, India, dll) .
Sedangkan pengertian kaliber peluru dari ukuran, misalnya 5, 56 mm x
45, artinya, proyektil memiliki diameter 5, 56 mm dengan panjang
kelongsong 45 mm, 9 mm x 19 artinya proyektil berdiameter 9 mm dengan
panjang kelonsong 19 mm. Sedangkan dengan pengukuran inci jarang
dicantumkan dengan panjang kelongsong.
Contoh kaliber peluru senjata ringan yang umum digunakan: Senjata
genggam Pistol contoh 9 mm x 19; Beretta M92 Italia ( di Amerika disebut
M-9) , FN Browning ; P35 Belgia ( di Indonesia sering disebut FN46,
PT Pindad
Bandung memproduksi dengan nama P-1) , SiG Sauer P228 . Swiss/ Jerman
( Amerika menyebut M-11) , Glock 17 Austria, Walther PPS dan HKP7
Jerman, Model 77 Cina, Bul M5 Israel 9 mm x 18 Makarov PM/ PMM Rusia,
P-64 Polandia, 7, 62 x 25 Type 68 ( Korea Utara) .45 Colt M1911/
1911A1 ( di Indonesia disebut FN 45) Revolver .357 FN Barracuda Belgia (
diproduksi pula versi kaliber .38 SPC
dan 9 mm x 19) , Manurhin M73 Prancis, Korth Jerman
.38 Enfield no.2 Inggris, Colt Detective Special, Colt Police
Service Amerika, Colt Phyton Amerika.
.44 S& W model 696 Amerika
Sub-Machine Gun
9 mm x 19 MP-5 Jerman, Uzi Israel ( diproduksi pula kaliber .45) ,
Beretta M12S ( Indonesia melalui PT Pindad memproduksi versi sipil
polisi hutan, dengan nama PM1A1 kaliber 9 mm x 21) , MP-40 Jerman,
Sten Inggris, Carl Gustav M45 Swedia, MAT-49 Prancis, Changfeng Cina
.45 Thompson M1 Amerika, Ingram M-10/ M-11 ( juga diproduksi kaliber 9
mm x 19) , 9 mm x 18 PP-19 Bison ( Rusia, diproduksi pula kal 9 mm x
19 dan kal 7.62 mm x 25) , CZ 61 ( ada pula versi 9 mm x 17, dan 7,
62 mm x 25)
Senapan
5, 45 mm x 39 AK-74
5, 56 mm x 45 Colt M16A1/ A4, M-4 Amerika, G-36 Jerman, FN FNC Belgia,
FN SCAR Belgia, SS-1 dan SS-2 Pindad Indonesia, Insas India,
FAMAS Prancis, L85/ SA-80 Inggris, SR-88 Singapura,
K-1 Korea Selatan, AK-101/ 102 Rusia, Steyr AUG Austria,
F-88 Australia, Type 89 Jepang, XM-8 Amerika/ Jerman,
Galil Israel ( diproduksi pula kaliber 7, 62 mm x 51) , Tavor Israel
7, 62 mm x 51 M-14 Amerika, G-3 Jerman, Beretta BM-59 Italia, SP-1
PT Pindad Indonesia 7, 62 mm x 39 AK-47 Rusia, SKS Rusia, Type 56
Cina, Senapan mesin 5, 45 mm x 39 RPK-74 Rusia5, 56 mm x 45 FN Minimi
Belgia ( dan produk pengembangannya di Amerika, Israel, dll) ,
Ultimax-100 Singapura, 7, 62 mm x 51 FN MAG Belgia ( dan produk
pengembangan di Inggris, Amerika, Indonesia, dll) , MG-3 Jerman7,
62 mm x 39 RPK dan .50 FN Browning M2HB, XM-32 Amerika, CIS .50
Singapura. * * *
Note : Semua Produk yang diedarkan ke seluruh indonesia & dunia
telah lulus uji LITBANG TNI-AD-Batujajar, Bandung-JAWA BARAT.
Helm anti peluru telah di pakai oleh pasukan perdamaian
indonesia ke negara Laos, cambodia, Congo dll dan telah lolos standart
uji oleh PBB yang dipakai melalui pasukan UN ( United Nation )
sumber :http://alatmiliter.indonetwork.co.id/profile/pabrik-peralatan-militer-indonesia-supplier-peralatan.htm
Mengenai Saya
- Alboin B. P, SE
- Shio : Macan. Tenaga Specialist Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar. Trainer Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar Negara Asing. Pengajar part time masalah Surveillance Detection, observation techniques, Area and building Analysis, Traveling Analysis, Hostile surveillance Detection analysis di beberapa Kedutaan besar negara Asing, Hotel, Perusahaan Security. Bersedia bekerja sama dalam pelatihan surveillance Detection Team.. Business Intelligence and Security Intelligence Indonesia Private Investigator and Indonesia Private Detective service.. Membuat beberapa buku pegangan tentang Surveilance Detection dan Buku Kamus Mini Sureveillance Detection Inggris-Indonesia. Indonesia - Inggris. Member of Indonesian Citizen Reporter Association.
Tampilkan postingan dengan label Terorisme : Alasan Amerika Serikat Memburu Bin Ladin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terorisme : Alasan Amerika Serikat Memburu Bin Ladin. Tampilkan semua postingan
Minggu, 29 September 2013
Rabu, 19 Juni 2013
Pusat Data Rahasia Amerika Serikat
Pusat Data Rahasia Amerika
Amerika
membangun pusat penyimpanan data di tempat terpencil, The Utah Data
Center, milik National Security Agency. Saat dibuka Oktober nanti, pusat
data ini akan menjadi yang terbesar di Amerika.
Bangunan yang
dibangun dengan dana milyaran dollar ini dipenuhi komputer-komputer
super yang dirancang untuk menyimpan informasi dalam jumlah sangat
besar. Bayangkan saja, listrik yang dibutuhkan untuk menyalakan seluruh
sistem ini adalah 65 megawatt, jumlah yang cukup untuk memberi listrik
pada 33 ribu rumah.
Bangunan ini dijaga ketat dengan tulisan
"Kawasan Militer, Dilarang Melintas". Tidak ada papan nama resmi yang
menjelaskan apa sejatinya bangunan ini. Pemerintah setempat, apalagi
warga, mengaku tidak tahu apa sebenarnya fungsi bangunan ini.
"Kami
tahu itu adalah pusat mata-mata. Tapi siapa yang mereka mata-matai?"
tanya Connie Robbins, warga yang tinggal di kota terdekat, Bluffdale.
Misteriusnya bangunan ini menimbulkan kontroversi bagi para pengamat
intelejen maupun para penyuka teori konspirasi. Mereka menjulukinya
Bumblehive.
Beberapa waktu orang dalam NSA membocorkan bahwa NSA
ternyata merekam komunikasi pribadi warga Amerika. Informasi itu diambil
secara diam-diam dari telepon dan email, dan aneka kegiatan yang
dilakukan di internet. (AP/AFP)
dari berbagai sumber :Jumat, 03 Mei 2013
Teroris : Pengusul Densus Bubar Tak Paham Bahaya Teroris
"Itu logika terbalik dan absurd,” kata Ansyaad Mbai saat ditemui Tempo di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis, 7 Maret 2013. “Densus hadir karena ada teroris, berarti bubarkan dulu teroris itu baru bisa bubarkan Densus."
Permintaan pembubaran Densus 88 kembali muncul setelah beredarnya video tindakan kekerasan oleh satuan tersebut di you tube, Video itu diduga merupakan rekaman peristiwa 18 anggota Densus 88 dan Brimob kala menangkap 14 warga Kalora, Poso, Desember 2012. Warga Kalora ini diperiksa atas dugaan keterlibatan mereka dalam penembakan empat anggota Brimob di Tamanjeka, Gunung Biru, Poso. Pada saat pemeriksaan, 14 orang ini dipukuli dan mengalami luka lebam dan luka fisik lainnya.
Belakangan terungkap bahwa sebagian isi video adalah rekaman peristiwa penyerbuan Densus 88 ke Tanah Tinggi, Poso, pada 2007. Sejumlah tersangka yang sepintas tampak sedang dianiaya adalah para pelaku pengeboman gereja dan mutilasi warga. Kepolisian menyebut dua di antaranya, Wiwin Kalahe alias Tomo dan Basri. Keduanya kini sudah dipenjara.
Melihat video tersebut, sejumlah pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Pusat Muhammadiyah, dan ormas Islam melapor ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, akhir Februari lalu. Laporan ini kemudian diikuti pendapat sejumlah pakar supaya satuan khusus itu dibubarkan.
Komisioner Komnas HAM, Siane Indriani, menganggap, kekerasan itu mengindikasikan adanya pelanggaran HAM berat oleh polisi. Komnas sedang menginvestigasi kasus tersebut dan sudah mengantongi bukti video kekerasan tersebut.
Menurut Ansyaad, pihak yang dengan gampang mengumbar seruan pembubaran Densus 88 berarti tak mengerti bahayanya teroris. Padahal kinerja Densus tak bisa dinilai hanya berdasarkan satu atau dua peristiwa. "Jangan karena satu peristiwa dianggap melanggar HAM lalu mudah menghakimi," kata Ansyaad.
Densus 88, kata dia, dibentuk untuk menumpas teroris
yang sejatinya melanggar HAM paling berat. Sejak peristiwa Bom Bali
pertama pada 2002, jaringannya kini tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan jaringan yang cukup luas, tentu tak gampang mengintai gerak-gerik
mereka. "Teroris itu sangat berbahaya, anggota kami tentu mengalami
kesulitan,” kata Ansyaad. “Mereka itu bersenjata, bawa bom, dan lebih
memilih mati daripada ditangkap."
Ansyaad berharap publik tak menilai Densus 88 dari satu sisi saja. Densus, kata dia, hanya menjalankan tugas dan tentunya tak perlu mengumbar kerumitan dan kesulitan yang mereka hadapi. "Kami bukannya tak mengerti HAM, tapi kami bekerja untuk melindungi HAM masyarakat. Jika HAM teroris memang lebih penting, silahkan publik menilai," ujar lulusan Akademi Kepolisian tahun 1973 ini.
Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2013/03/08/063465827/Densus-88-Dikecam-di-Poso-Begini-Nasib-Tim-TNIAnsyaad berharap publik tak menilai Densus 88 dari satu sisi saja. Densus, kata dia, hanya menjalankan tugas dan tentunya tak perlu mengumbar kerumitan dan kesulitan yang mereka hadapi. "Kami bukannya tak mengerti HAM, tapi kami bekerja untuk melindungi HAM masyarakat. Jika HAM teroris memang lebih penting, silahkan publik menilai," ujar lulusan Akademi Kepolisian tahun 1973 ini.
MUNAWWAROH
Minggu, 28 Oktober 2012
Teroris : Bagaimana Densus 88 Mengedus ''Teroris'' Madiun?
Minggu, 28 Oktober 2012 | 04:16 WIB
Penggeledahan dilakukan sejak Sabtu siang hingga petang. Tabung gas elpiji yang diduga berisi bahan peledak akhirnya diledakkan di sekitar lokasi kejadian. Rumah di Perumahan Puri Amartha tersebut diketahui disewa oleh David Kurniawan, seorang yang ditangkap Detasemen Khusus. Polisi menyebut mereka yang ditangkap ini sebagai tersangka teroris.
Temuan rumah tempat penyimpanan bahan peledak dan bom rakitan itu bermula dari penangkapan Agus Anton Figianto, 32 tahun, warga asal Jember, Jawa Timur. Agus ditangkap di sekitar rumah mertuanya di Desa Sewulan Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jum''at malam, sekitar pukul 23.00 WIB.
Informasi yang diperoleh Tempo, Agus merupakan alumni jurusan Fisika di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Jember (Unej) Angkatan 1998. Sejak 2004, ia tinggal bersama isterinya, Rahayu Ningsih, di Madiun. Agus yang selama ini dikenal bergelut di usaha jual beli kayu dan mebel diduga sebagai penyandang dana dan punya keahlian merakit bom.
Setelah menangkap Agus, Densus menangkap terduga teroris asal Solo, Warso, di Terminal Purabaya, Kota Madiun, Jum''at malam. Dari penangkapan dua orang ini diketahui ada rumah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan peledak dan bom rakitan.
Malam itu juga sekitar pukul 23.30 WIB, Densus menyasar ke sebuah rumah di Perumahan Puri Amartha, Kota Madiun. Di rumah ini, Densus menangkap penyewa rumah, David Kurniawan, sedangkan tiga orang lainnya berhasil kabur.
Sabtu siang hingga petang tadi, petugas Densus dan tim Gegana Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti. "Petang tadi ada bahan yang di-disposal (diledakkan)," kata Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Madiun Kota Komisaris Eddy Poerwanto. Satu kompi gabungan dari Kepolisian Resor Madiun Kota dibantu dengan TNI ikut melakukan pengamanan.
ISHOMUDDIN
sumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/10/28/063438120/Bagaimana-Densus-88-Mengedus-Teroris-Madiun
Sabtu, 16 Juni 2012
Teroris : Al Qaeda Iklankan Lowongan Pengebom Bunuh Diri
Novi Christiastuti Adiputri - d*tikinet
Kamis, 07/06/2012 11:22 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Sanaa - Jaringan militan Al-Qaeda membuka lowongan bagi para pengebom bunuh diri melalui internet. Mereka yang berminat akan mendapatkan pelatihan khusus sebelum diterjunkan untuk menyerang Amerika Serikat (AS), Israel, dan Prancis.
Iklan-iklan lowongan pengebom bunuh diri ini ditawarkan secara online melalui sejumlah forum pada situs-situs jihad, seperti Al-Fidaa, Shmoukh al-Islam dan Honein. Adalah jaringan Al-Qaeda di Semenanjung Arab atau Al-Qaeda in Arabian Peninsula (AQAP) yang bermarkas di Yaman, yang membuka lowongan ini.
"Tujuan pelatihan ini adalah untuk melanjutkan operasi bersama-sama dengan saudara-saudara kita guna membunuh dan menghancurkan musuh-musuh Islam," demikian bunyi iklan yang dibuat AQAP, seperti dilansir oleh Daily Mail, Kamis (7/6/2012).
"Sangat jelas bahwa sekarang yang namanya jihad individu, atau yang biasa disebut 'lone wolf', telah meluas dan mulai banyak dilakukan -- intinya, ini adalah operasi jihad total yang dilakukan oleh pengebom tunggal," imbuh AQAP.
Dalam iklan itu juga disebutkan pihak-pihak yang menjadi target mereka. AQAP menyebut, targetnya adalah pihak-pihak yang menentang umat muslim dan Islam, serta merujuk pada kepentingan atau sarana ekonomi, militer maupun media milik musuh tersebut.
"Identitas mereka harus, sesuai prioritas, orang Amerika, Israel, Prancis, dan Inggris," demikian disampaikan lewat iklan tersebut.
Jaringan Al-Qaeda dan militan lainnya seringkali menggunakan forum-forum pada situs-situs jihad untuk menyampaikan pernyataan atau klaim atas serangan yang mereka lakukan. Sarana ini juga sering digunakan untuk berkomunikasi dengan para pengikut mereka yang tersebar di wilayah lain.
________________________________________
Lowongan kerjaan buat FPI yg anggotanya banyak pengangguran
Coba lihat keunggulan lowongan ini :
Insentif / imbalan tidak ada tandingannya dimuka bumi ini.....terutama bagi pria mesum
waktu kerja bebas......
Tidak perlu kerja dibelakang meja......
Lembur tidak diperlukan.....
Tidak ada bos yg galak.....
Tidak ada persaingan karier antar sesama pengebom bunuh diri.....
Tidak butuh keahlian khusus....
Fasilitas untuk bertugas disediakan penuh oleh Al Qaeda.....
Batas umur dan preferansi jenis kelamin tidak diperlukan.....
Jelas sekali, tidak memerlukan Pengalaman dan standar IQ minimal.....
Tidak perlu bertanggung jawab atas tindakannya sendiri......
Dapat melampiaskan stress, inferioritas, kebencian terpendam, sirik, dengki dsb.....
Jaminan masa depan yg sangat menarik......
Bebas pajak penghasilan....
Mungkin ada yg bisa menambahkan?
Penawaran yg menarik bukan? LOL
Kamis, 07/06/2012 11:22 WIB
Ilustrasi (Ist.)
Sanaa - Jaringan militan Al-Qaeda membuka lowongan bagi para pengebom bunuh diri melalui internet. Mereka yang berminat akan mendapatkan pelatihan khusus sebelum diterjunkan untuk menyerang Amerika Serikat (AS), Israel, dan Prancis.
Iklan-iklan lowongan pengebom bunuh diri ini ditawarkan secara online melalui sejumlah forum pada situs-situs jihad, seperti Al-Fidaa, Shmoukh al-Islam dan Honein. Adalah jaringan Al-Qaeda di Semenanjung Arab atau Al-Qaeda in Arabian Peninsula (AQAP) yang bermarkas di Yaman, yang membuka lowongan ini.
"Tujuan pelatihan ini adalah untuk melanjutkan operasi bersama-sama dengan saudara-saudara kita guna membunuh dan menghancurkan musuh-musuh Islam," demikian bunyi iklan yang dibuat AQAP, seperti dilansir oleh Daily Mail, Kamis (7/6/2012).
"Sangat jelas bahwa sekarang yang namanya jihad individu, atau yang biasa disebut 'lone wolf', telah meluas dan mulai banyak dilakukan -- intinya, ini adalah operasi jihad total yang dilakukan oleh pengebom tunggal," imbuh AQAP.
Dalam iklan itu juga disebutkan pihak-pihak yang menjadi target mereka. AQAP menyebut, targetnya adalah pihak-pihak yang menentang umat muslim dan Islam, serta merujuk pada kepentingan atau sarana ekonomi, militer maupun media milik musuh tersebut.
"Identitas mereka harus, sesuai prioritas, orang Amerika, Israel, Prancis, dan Inggris," demikian disampaikan lewat iklan tersebut.
Jaringan Al-Qaeda dan militan lainnya seringkali menggunakan forum-forum pada situs-situs jihad untuk menyampaikan pernyataan atau klaim atas serangan yang mereka lakukan. Sarana ini juga sering digunakan untuk berkomunikasi dengan para pengikut mereka yang tersebar di wilayah lain.
________________________________________
Lowongan kerjaan buat FPI yg anggotanya banyak pengangguran
Coba lihat keunggulan lowongan ini :
Insentif / imbalan tidak ada tandingannya dimuka bumi ini.....terutama bagi pria mesum
waktu kerja bebas......
Tidak perlu kerja dibelakang meja......
Lembur tidak diperlukan.....
Tidak ada bos yg galak.....
Tidak ada persaingan karier antar sesama pengebom bunuh diri.....
Tidak butuh keahlian khusus....
Fasilitas untuk bertugas disediakan penuh oleh Al Qaeda.....
Batas umur dan preferansi jenis kelamin tidak diperlukan.....
Jelas sekali, tidak memerlukan Pengalaman dan standar IQ minimal.....
Tidak perlu bertanggung jawab atas tindakannya sendiri......
Dapat melampiaskan stress, inferioritas, kebencian terpendam, sirik, dengki dsb.....
Jaminan masa depan yg sangat menarik......
Bebas pajak penghasilan....
Mungkin ada yg bisa menambahkan?
Penawaran yg menarik bukan? LOL
sumber : http://forum.kompas.com/internasional/98777-al-qaeda-iklankan-lowongan-pengebom-bunuh-diri.html
Jumat, 30 Maret 2012
Teroris : Polisi Tembak Mati Dua Teroris
30.03.2012 13:39
Penulis : Parluhutan Gultom
TANGERANG – Sebuah rumah yang diindikasi dihuni anggota
jaringan teroris sekaligus pembunuh anggota polisi di Jalan H Sarmah, RT
06/RW 01, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota
Tangerang Selatan (Tangsel), digerebek Tim Densus 88 Antiteror, Jumat
(30/3) dini hari.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menembak mati dua pria yang diduga sebagai anggota jaringan teroris, yakni Hendra (30), pengontrak rumah, dan Deden (28), tamu yang datang ke rumah kontrakan tersebut.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menembak mati dua pria yang diduga sebagai anggota jaringan teroris, yakni Hendra (30), pengontrak rumah, dan Deden (28), tamu yang datang ke rumah kontrakan tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun SH, penggerebekan itu
merupakan hasil pengembangan kasus penangkapan JF, anggota jaringan
teroris di Cianjur, Jawa Barat. Dari pengakuan JF, polisi akhirnya
mendatangi rumah kontrakan yang dihuni Hendra di Jalan H Sarmah, RT
06/RW 01, Kelurahan Pondok Kacang Timur.
Saat tiba di lokasi, ternyata selain Hendra, di rumah itu juga ada tersangka teroris lain bernama Deden. Keduanya sempat menyambut kehadiran polisi dengan hujan tembakan. Bahkan, Hendra juga sempat membakar sejumlah dokumen aktivitas terorisme yang ada di rumah itu untuk menghilangkan jejak.
Saat tiba di lokasi, ternyata selain Hendra, di rumah itu juga ada tersangka teroris lain bernama Deden. Keduanya sempat menyambut kehadiran polisi dengan hujan tembakan. Bahkan, Hendra juga sempat membakar sejumlah dokumen aktivitas terorisme yang ada di rumah itu untuk menghilangkan jejak.
Tim Densus 88 akhirnya membalas aksi keduanya dengan hujan
tembakan hingga kedua teroris itu tewas. Jasad Hendra ditemukan
terkapar di ruang tamu. Sementara itu, jasad Deden ditemukan di plafon
rumah. Kuat dugaan, Deden tewas terkena peluru petugas saat berupaya
kabur lewat plafon rumah.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes
Toni Hermanto, mengatakan, pihaknya telah mengevakuasi jenazah kedua
teroris ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Di sisi lain,
dari lokasi penggerebekan, polisi menyita sepucuk senjata api jenis
revolver, sejumlah dokumen, serta serbuk yang diduga adalah bahan baku
bom.
Vera Sukmadewi (30), pemilik rumah kontrakan yang digerebek polisi mengatakan, Hendra dan istrinya, Endah, berikut dua anaknya mengontrak rumah tersebut sejak lima bulan lalu.
“Sejauh ini tidak ada yang mencurigakan dari mereka. Hendra adalah pedagang jus dan bubur keliling di sekolah-sekolah. Sedangkan Endah sehari-hari membantu suaminya mencari uang dengan menitipkan makanan ringan seperti gorengan ke warung- arung di sekitar lokasi,” tuturnya.
Vera Sukmadewi (30), pemilik rumah kontrakan yang digerebek polisi mengatakan, Hendra dan istrinya, Endah, berikut dua anaknya mengontrak rumah tersebut sejak lima bulan lalu.
“Sejauh ini tidak ada yang mencurigakan dari mereka. Hendra adalah pedagang jus dan bubur keliling di sekolah-sekolah. Sedangkan Endah sehari-hari membantu suaminya mencari uang dengan menitipkan makanan ringan seperti gorengan ke warung- arung di sekitar lokasi,” tuturnya.
Bahkan, tambahnya, sejauh ini Hendra dan keluarganya cukup
baik bersosialisasi dengan lingkungan. Namun, memang mereka jarang
sekali berbicara dengan tetangga soal agama. Endah saat keluar rumah
kadang mengenakan cadar.
sumber : http://www.sinarharapan.co.id/content/read/polisi-tembak-mati-dua-teroris/
sumber : http://www.sinarharapan.co.id/content/read/polisi-tembak-mati-dua-teroris/
Minggu, 08 Januari 2012
Militer AS Lakukan Penyiksaan di Penjara Afghanistan
Internasional / Senin, 9 Januari 2012 06:20 WIB
Metrotvnews.com, Kabul: Penyelidik
Afghanistan menuduh militer AS telah melakukan penyiksaan terhadap
sejumlah tahanan yang menjalani hukuman di penjara Bagram. Selain
mengalami penyiksaan, para tahanan itu juga dipenjara tanpa bukti cukup.
Temuan yang disampaikan oleh tim penyelidik ini muncul beberapa hari setelah Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, menyerukan agar penguasaan pangkalan udara Bagram segera diserahkan kepada pemerintah negara itu paling lambat bulan depan. Permintaan ini mengejutkan AS yang sebelumnya berencana akan menyerahkan pangkalan itu secara bertahap dalam waktu dua tahun ke depan.
Sementara untuk tudingan penyiksaan terhadap sejumlah tahanan, pemerintah AS mengatakan mereka akan mengkaji hal tersebut. "Kami menanggapi hal ini dengan serius dan akan menyelidiki semua tuduhan terkait penyiksaan para tahanan itu," kata Juru Bicara Kedubes AS di Kabul, Afghanistan.
Dalam pernyataannya, Ketua Komisi Penyelidikan kasus ini, Gul Rahman Qazi, mengatakan para tahanan mengeluhkan terjadinya penyiksaan seperti pemukulan, penggeledahan tubuh yang memalukan, dan ditempatkan di cuaca yang sangat dingin. "Selama kunjungan kami di Bagram sejumlah tahanan berbicara tentang ketidakberesan di sana, beberapa diantaranya mengatakan mereka telah disiksa," kata Qazi dalam sebuah jumpa pers di Kabul.
"(Memang) Tidak ada bukti tentang penyiksaan pada tubuh para tahanan namun mereka mengklaim bahwa telah terjadi penyiksaan."
Perburuk hubungan
Penjara Bagram dikenal dengan sebutan Pusat Penahanan Parwan dan terletak di salah satu lokasi di pangkalan militer terbesar NATO di Afghanistan. Pasukan NATO mengawasi sekitar 3.000 tahanan termasuk sejumlah tahanan yang disangka telah melakukan aksi teror. Sementara pemerintah Afghanistan mengontrol 300 tahanan lainnya.
Persoalan tentang status para tahanan di sana menjadi salah satu isu utama yang masih dibicarakan seiring dengan rencana penarikan pasukan asing dari negara itu.
Presiden Hamid Karzai pada tanggal 5 Januari lalu meminta agar kontrol terhadap para tahanan itu diserahkan kepada pemerintahannya dalam waktu sebulan. Presiden Karzai juga mengataka akan membentuk Komisi untuk menyelidiki proses penyerahan penanganan tersebut.
Langkah Karzai ini disebut memperburuk hubungan Kabul dengan dengan Washingthon. AS sejauh ini merespon seruan itu dengan mengatakan usulan itu sedang dikaji dan akan dibahas dalam waktu yang tepat dengan pemerintah Afghnistan.
"Kami perlu melakukannya dengan tindakan yang penuh dengan tanggung jawab. Itu yang ingin kami lakukan dan kami terus lakukan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Victoria Nuland. (BBC/MI/*)
Sumber : http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/01/09/77918/Militer-AS-Lakukan-Penyiksaan-di-Penjara-Afghanistan/7
Temuan yang disampaikan oleh tim penyelidik ini muncul beberapa hari setelah Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, menyerukan agar penguasaan pangkalan udara Bagram segera diserahkan kepada pemerintah negara itu paling lambat bulan depan. Permintaan ini mengejutkan AS yang sebelumnya berencana akan menyerahkan pangkalan itu secara bertahap dalam waktu dua tahun ke depan.
Sementara untuk tudingan penyiksaan terhadap sejumlah tahanan, pemerintah AS mengatakan mereka akan mengkaji hal tersebut. "Kami menanggapi hal ini dengan serius dan akan menyelidiki semua tuduhan terkait penyiksaan para tahanan itu," kata Juru Bicara Kedubes AS di Kabul, Afghanistan.
Dalam pernyataannya, Ketua Komisi Penyelidikan kasus ini, Gul Rahman Qazi, mengatakan para tahanan mengeluhkan terjadinya penyiksaan seperti pemukulan, penggeledahan tubuh yang memalukan, dan ditempatkan di cuaca yang sangat dingin. "Selama kunjungan kami di Bagram sejumlah tahanan berbicara tentang ketidakberesan di sana, beberapa diantaranya mengatakan mereka telah disiksa," kata Qazi dalam sebuah jumpa pers di Kabul.
"(Memang) Tidak ada bukti tentang penyiksaan pada tubuh para tahanan namun mereka mengklaim bahwa telah terjadi penyiksaan."
Perburuk hubungan
Penjara Bagram dikenal dengan sebutan Pusat Penahanan Parwan dan terletak di salah satu lokasi di pangkalan militer terbesar NATO di Afghanistan. Pasukan NATO mengawasi sekitar 3.000 tahanan termasuk sejumlah tahanan yang disangka telah melakukan aksi teror. Sementara pemerintah Afghanistan mengontrol 300 tahanan lainnya.
Persoalan tentang status para tahanan di sana menjadi salah satu isu utama yang masih dibicarakan seiring dengan rencana penarikan pasukan asing dari negara itu.
Presiden Hamid Karzai pada tanggal 5 Januari lalu meminta agar kontrol terhadap para tahanan itu diserahkan kepada pemerintahannya dalam waktu sebulan. Presiden Karzai juga mengataka akan membentuk Komisi untuk menyelidiki proses penyerahan penanganan tersebut.
Langkah Karzai ini disebut memperburuk hubungan Kabul dengan dengan Washingthon. AS sejauh ini merespon seruan itu dengan mengatakan usulan itu sedang dikaji dan akan dibahas dalam waktu yang tepat dengan pemerintah Afghnistan.
"Kami perlu melakukannya dengan tindakan yang penuh dengan tanggung jawab. Itu yang ingin kami lakukan dan kami terus lakukan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Victoria Nuland. (BBC/MI/*)
Sumber : http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/01/09/77918/Militer-AS-Lakukan-Penyiksaan-di-Penjara-Afghanistan/7
Selasa, 26 Juli 2011
Terorirme : Umar Patek Terkait Jaringan Ponpes Bima
Ary Wibowo | Heru Margianto | Senin, 25 Juli 2011 | 14:24 WIB
AP
Umar Patek.
TERKAIT:
"Ya, di Bima, lalu kasus terorisme di Palu dan Poso yang kemudian kelompok 11 itu yang ada 10 senjata api yang ketangkap itu ada kaitan dengan Umar Patek," ujar Ansyaad seusai mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Terorisme di Wilayah Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (25/7/2011).
Lebih lanjut, Ansyaad mengungkapkan, beberapa jaringan teroris yang tersebar di Sumatera, Jawa, Poso, Ambon, Kalimantan, Bima, dan lainnya di Indonesia saling berkait satu sama lain.
Ia mencontohkan, keterlibatan Umar Patek dalam kasus Bom Bali I. Menurut dia, Hari Kuncoro, teroris yang ditangkap di Pekalongan, merupakan adik ipar Dulmatin.
"Dia yang memfasilitasi Dulmatin dan Umar Patek dari Filipina Selatan lewat Nunukan. Peran Umar Patek sebagai ahli bom. Seperti saat bom Bali itu Umar Patek yang menyiapkan bom, mencampur bom. Dulmatin itu rangkaian elektronik sirkuitnya," katanya.
Sementara itu, keterlibatan beberapa jaringan yang sama itu juga dapat dilihat dalam kasus ponpes di Bima. Menurut Ansyaad, pemimpin pondok pesantren Abrori dan salah satu murid ponpes tersebut, Firdaus, yang tewas dibunuh bom buatannya sendiri, terbukti merupakan bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Taudhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Ba'asyir.
"Satu lagi Uqbah pimpinan ponpes sebelum Abrori, itu terkait dengan jaringan Aceh. Jadi, begitu keterkaitan mereka. Tidak berdiri sendiri karena satu ideologi," ujarnya.
Sumber: Kmpas.com/ Rabu, 27 Juli 2011/http://nasional.kompas.com/read/2011/07/25/14243037/Umar.Patek.Terkait.Jaringan.Ponpes.Bima
Jumat, 03 Juni 2011
Peluru Pembunuh Bin Ladin Mengandung Lemak Babi
Peluru Pembunuh Bin Ladin Mengandung Lemak Babi
Jum'at, 03 Juni 2011 | 14:36 WIB
Hukum Islam menyatakan babi diharamkan dan merupakan najis. Perusahaan yang memproduksi peluru itu membenarkan pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat, SEAL, yang menyerbu lokasi persembunyian Bin Ladin 1 Mei lalu di Kota Abbottabad, Pakistan, memang memakai peluru buatannya.
Peluru itu disebut Silver Bullet Gun Oil. Dalam situs resminya, sang pembuat yang memakai nama samaran “Sang Penunggang Tengah Malam” mengungkapkan peluru itu mengandung 13 persen lemak babi. Ia menegaskan peluru buatannya juga benar-benar efektif karena mampu menembus sasaran apa saja.
Harganya sekitar Rp 76 ribu per 4 ons. “(peluru) ini juga efektif mengharamkan surga bagi seorang teroris fasis Islam,” kata Rider. Ia menambahkan produknya itu sudah menjadi langganan semua kesatuan di militer Amerika sejak Juli 2004.
Dalam situs resminya, Rider mempromosikan produknya dengan menampilkan gambar Bin Ladin bertulisan “dibunuh dengan senjata yang menggunakan Silver Bullet Gun Oil”. Rider yang dikenal dengan nama “Tentara YAHWEH (Tuhan dalam bahasa Ibrani), mengaku mantan penembak jitu di kesatuan marinir Amerika.
Rider menegaskan ia tidak ingin mempromosikan diskriminasi terhadap ras atau agama apapun, hanya kepada teroris. “Produk ini digunakan hanya untuk teroris muslim bersenjata.”
DAILY MAIL/FAISAL ASSEGAF
TEMPO Interaktif,Jum'at, 03 Juni 2011 | 14:36 WIB
http://www.tempointeraktif.com/hg/amerika/2011/06/03/brk,20110603-338446,id.html
Minggu, 22 Mei 2011
Terorisme : Al-Qaidah Ancam Hancurkan London
Minggu, 22 Mei 2011 | 12:03 WIB
TEMPO Interaktif, London - Saif al-Adel, pemimpin baru organisasi teroris Al-Qaidah, berencana menghancurkan Kota London, Inggris. Rencana itu merupakan bagian dari aksi balas dendam atas kematian Usamah Bin Ladin.
Berita terkait
"Pemimpin kami yang baru punya rencana besar untuk London," kata juru bicara Taliban Ehsanullah Ehsan, seperti dikutip Daily Mail, Minggu 21 Mei 2011.
Saif meyakini Inggris adalah tulang punggung Eropa, karena itu harus dihancurkan. Sebelumnya, Taliban dan Al-Qaidah bertemu di perbatasan antara Pakistan dan Afganistan untuk menyampaikan peran Saif di Al-Qaidah, di mana ia sebelumnya pernah menjabat Kepala Keamanan Usamah.
Saif diangkat menjadi pemimpin Al-Qaidah yang baru menggantikan Usamah Bin Ladin yang tewas dalam penyerangan pasukan Amerika di Abbottabad, Pakistan, pada 2 Mei 2011.
Menanggapi rencana aksi balas dendam ini, Inggris menyiagakan Polisi Transportasi British (BTP) yang dipersenjatai untuk mengamankan kereta, stasiun, dan lokasi bawah tanah. Sekretaris Polisi Philip Hammond akan mengumumkan rencana lebih lanjut minggu depan, yakni rencana menghalangi ancaman serangan teroris.
BTP yang selama ini bertugas mengamankan rel, jalur kereta, dan sistem kereta, memiliki 2.900 karyawan. Para karyawan tersebut telah diberikan pelatihan pemadaman api.
DAILY MAIL | AQIDA
Sumber : Tempo interaktif./Minggu, 22 Mei 2011 | 12:03 WIB
Senin, 02 Mei 2011
Terorisme : Ranjang Usamah Bersimbah Darah
Ranjang Usamah Bersimbah Darah
Senin, 02 Mei 2011 | 19:36 WIB
TEMPO Interaktif, Islamabad - Foto-foto yang dilansir militer Amerika Serikat memperlihatkan kediaman pemimpin jaringan Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, dipenuhi ceceran dan genangan darah. Salah satunya adalah darah yang memenuhi ranjang ukuran raja yang ditiduri oleh Bin Ladin bersama istri mudanya.
Bin Ladin diyakini menikahi empat perempuan dan memiliki 24 anak. Putranya yang bernama Hamzah adalah anggota senior Al-Qaidah.
Bin Ladin tewas setelah kening kirinya tertembus peluru dari pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat, SEAL. Serbuan kemarin dinihari itu juga menewaskan putra Bin Ladin yang tidak dilansir identitasnya dan tiga pria lainnya.
Insiden itu berlangsung di kediaman Bin Ladin, sebuah rumah berlantai tiga di Kota Abbottabad, sekitar 100 kilometer sebelah uatara Ibu Kota Islamabad. Dinas intelijen Amerika CIA berhasil memastikan lokasi persembunyian Bin Ladin di kota itu September tahun lalu.
Seorang pejabat Amerika yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan mayat pria 54 tahun itu telah dikubur di laut setelah menjalani prosesi sesuai syariat Islam. Namun tidak disebutkan lokasi pastinya.
Kegembiraan langsung meluap setelah Presiden Amerika Barack Hussein Obama mengumumkan kematian Bin Ladin. Ia pun mendapat ucapan terima kasih dari dua mantan presiden Bill Clinton dan George Walker Bush .
DAILY MAIL | FAISAL ASSEGAF
http://www.tempointeraktif.com/hg/asia/2011/05/02/brk,20110502-331623,id.html
Berita Terkait :
Usamah Bin Ladin berasal dari keluarga kaya raya yang memiliki kedekatan dengan keluarga kerajaan Arab Saudi. Ayahnya, Mohammed Bin Ladin, merupakan seorang kontraktor yang dipercaya membangun istana kerajaan dan tempat suci Mekkah dan Madinah.
Muhammed Bin Ladin, memiliki empat istri dan 52 anak. Usamah merupakan anak dari istri yang bernama Hanida. Usamah kehilangan ayahnya saat berusia 13 tahun ketika ayahnya tewas dalam kecelakaan helikopter pada 1967.
Perusahaan keluarga terus berkembang sepeninggal ayahnya. Perusahaan itu memiliki 35.000 karyawan dan aset senilai US$ 5 miliar atau sekitar Rp 42,8 triliun. Ketika ayahnya meninggal, Usamah mendapat bagian senilai US$ 80 juta atau Rp 684 miliar. Jumlah ini kemudian berkembang hingga US$ 250 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun.
Usamah mengembangkan bisnisnya di berbagai bidang termasuk di perbankan, perusahaan semen di Uni Emirat Arab dan Saudi Arabia. Selain itu, ia juga dipercaya memiliki peran dalam perdagangan heroin.
Laporan Forbes menyebutkan jumlah kekayaannya diperkirakan mencapai Rp 2,5 triliun yang tersebar di berbagai daerah yang ia kontrol dari domisilinya di Afganistan.
Kekayaan itu ia gunakan untuk membiayai operasi terorisme internasional termasuk dalam peristiwa pembajakan pesawat yang ditabrakkan ke Gedung WTC, New York, pada 11 September 2001.
Usamah juga mengembangkan jaringan bisnis di Sudan untuk operasinya dari 1991-1996 seperti yang dilaporkan Associated Press.
Selain itu, Usamah masih mendapatkan dukungan keuangan dari keluarganya. Salah satu adik iparnya, Carmen Bin Ladin, yang tinggal di Swiss, menyatakan Usamah memiliki hubungan dekat dengan anggota keluarganya.
TIMES | FORBES | MSNBC | AQIDA
Berita Terkait :
Kekayaan Usamah Bin Ladin Mencapai Rp 2,5 Triliun
Senin, 02 Mei 2011 | 14:35 WIB
TEMPO Interaktif, Usamah Bin Ladin dipercaya memiliki kekayaan hingga US$ 300 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun. Uang itu ia gunakan untuk membiayai operasi terorisme dan organisasi Al-Qaidah yang dipimpinnya.
Usamah Bin Ladin berasal dari keluarga kaya raya yang memiliki kedekatan dengan keluarga kerajaan Arab Saudi. Ayahnya, Mohammed Bin Ladin, merupakan seorang kontraktor yang dipercaya membangun istana kerajaan dan tempat suci Mekkah dan Madinah.
Muhammed Bin Ladin, memiliki empat istri dan 52 anak. Usamah merupakan anak dari istri yang bernama Hanida. Usamah kehilangan ayahnya saat berusia 13 tahun ketika ayahnya tewas dalam kecelakaan helikopter pada 1967.
Perusahaan keluarga terus berkembang sepeninggal ayahnya. Perusahaan itu memiliki 35.000 karyawan dan aset senilai US$ 5 miliar atau sekitar Rp 42,8 triliun. Ketika ayahnya meninggal, Usamah mendapat bagian senilai US$ 80 juta atau Rp 684 miliar. Jumlah ini kemudian berkembang hingga US$ 250 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun.
Usamah mengembangkan bisnisnya di berbagai bidang termasuk di perbankan, perusahaan semen di Uni Emirat Arab dan Saudi Arabia. Selain itu, ia juga dipercaya memiliki peran dalam perdagangan heroin.
Laporan Forbes menyebutkan jumlah kekayaannya diperkirakan mencapai Rp 2,5 triliun yang tersebar di berbagai daerah yang ia kontrol dari domisilinya di Afganistan.
Kekayaan itu ia gunakan untuk membiayai operasi terorisme internasional termasuk dalam peristiwa pembajakan pesawat yang ditabrakkan ke Gedung WTC, New York, pada 11 September 2001.
Usamah juga mengembangkan jaringan bisnis di Sudan untuk operasinya dari 1991-1996 seperti yang dilaporkan Associated Press.
Selain itu, Usamah masih mendapatkan dukungan keuangan dari keluarganya. Salah satu adik iparnya, Carmen Bin Ladin, yang tinggal di Swiss, menyatakan Usamah memiliki hubungan dekat dengan anggota keluarganya.
TIMES | FORBES | MSNBC | AQIDA
Terorisme : Detail Lokasi Persembunyian Usamah Bin Ladin
Detail Lokasi Persembunyian Usamah Bin Ladin
Senin, 02 Mei 2011 | 16:10 WIB
Tentara Pakistan melintas di Mansion tempat Usamah bin Laden tewas di Abbottabad, Pakistan. columnpk.com
TEMPO Interaktif, Jakarta - Tidak seperti keyakinan dinas rahasia Amerika Serikat (CIA) selama ini bahwa pemimpin jaringan Al-Qaidah, Usamah bin Ladin, bersembunyi di Pegunungan Tora Bora yang berada di sepanjang perbatasan Afganistan dan Pakistan.
Berita terkait
Ternyata, bin Ladin, 54 tahun, ngumpet di Kota Abbottabad, sekitar 150 kilometer sebelah utara Ibu Kota Islamabad, Pakistan, atau 200 kilometer sebelah timur Peshawar yang berbatasan dengan Afganistan.
Di rumah itulah, bin Ladin bersama seorang putranya tewas setelah pasukan khusus Angkatan Laut Amerika, SEAL, menyerbu tempat itu kemarin dini hari. Ia terpaksa ditembak di kepala lantaran berusaha kabur.
Berikut detail lokasi persembunyian bin Ladin.
Lokasi: di ujung Jalan Kakul Rad di Kota Abbottabad. Kediaman bin Ladin ini hanya sekitar 91,44 meter dari akademi militer Pakistan.
Luas: Sekitar 2.500 meter persegi atau delapan kali lebih besar ketimbang rumah-rumah di sekelilingnya. Rumah mewah ini terdiri dari tiga lantai, namun tanpa telepon dan Internet. Terdiri dari sejumlah jendela.
Berdiri: 2005. BBC melaporkan dibangun 10 atau 12 tahun ;lalu oleh seorang pria beretnis Pastun.
Nilai: Sekitar US$ 1 juta (sekitar Rp 9 miliar).
Penghuni: Tiga keluarga, yakni dua keluarga kurir bin Ladin, Usamah Bin Ladin, seorang putra, dan istri paling mudanya. Bin Ladin dilaporkan memiliki empat istri dan 24 anak.
Pengamanan: Dijaga sangat ketat dengan pagar tembok setinggi 5,5 meter dilengkapi kawat berduri dan kamera pengawas. Kompleks ini juga memiliki dua gerbang utama.
TELEGRAPH | FAISAL ASSEGAF
Sumber : TEMPO Interaktif, Jakarta / Senin, 02 Mei 2011 | 16:10 WIB
http://www.tempointeraktif.com/hg/asia/2011/05/02/brk,20110502-331547,id.html
Langganan:
Postingan (Atom)



