Mengenai Saya

Foto saya
Shio : Macan. Tenaga Specialist Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar. Trainer Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar Negara Asing. Pengajar part time masalah Surveillance Detection, observation techniques, Area and building Analysis, Traveling Analysis, Hostile surveillance Detection analysis di beberapa Kedutaan besar negara Asing, Hotel, Perusahaan Security. Bersedia bekerja sama dalam pelatihan surveillance Detection Team.. Business Intelligence and Security Intelligence Indonesia Private Investigator and Indonesia Private Detective service.. Membuat beberapa buku pegangan tentang Surveilance Detection dan Buku Kamus Mini Sureveillance Detection Inggris-Indonesia. Indonesia - Inggris. Member of Indonesian Citizen Reporter Association.

Senin, 14 Januari 2013

Kantor Golkar Milik Negara..!!

  Yusril Ihza Mahendra: Bukankah Kantor Golkar Milik Negara?
Selasa, 08 Januari 2013 , 01:01:00 WIB
Laporan: Ruslan Tambak

YUSRIL IHZA MAHENDRA/IST
  

RMOL. Komisi Pemilihan Umum (KPU) jadi bulan-bulanan partai politik baru dan non parlemen yang disebut-sebut tidak akan diloloskan dalam tahap verifikasi faktual.

Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menuding KPU berlaku tidak adil dan memberikan pemihakan kepada parpol besar yang kini punya kursi di Parlemen.

"Kantor DPP Partai Golkar di Slipi itu milik siapa? Setahu saya, itu milik negara. Itu aset milik Sekretariat Negara," kata Yusril memperkuat argumentasinya dalam rapat rekapitulasi hasil verifikasi faktual sekaligus penetapan parpol peserta pemilu 2014 di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin malam (7/1).

Aturan pemilu tegas mengatur bahwa syarat sekretariat partai politik menempati gedung milik sendiri, pinjam pakai atau sewa. Kalau menyalahi berarti tidak bisa lolos dan jadi peserta pemilu.

"Nah ini kapan (Partai Golkar) menyewa, coba buktikan? Semua aset negara harus terdaftar di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Setneg tidak bisa menyewakannya. Kalau pinjam pakai, apakah boleh aset negara digunakan oleh partai politik?" tanya Yusril disambut riuh gaduh kader parpol non parlemen mengiyakan pernyataan Yusril. [dem]
sumber: http://polhukam.rmol.co/read/2013/01/08/93163/Yusril-Ihza-Mahendra:-Bukankah-Kantor-Golkar-Milik-Negara-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, masukan yang sifatnya membangun blog ini.

Cari Blog Ini