Mengenai Saya

Foto saya
Shio : Macan. Tenaga Specialist Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar. Trainer Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar Negara Asing. Pengajar part time masalah Surveillance Detection, observation techniques, Area and building Analysis, Traveling Analysis, Hostile surveillance Detection analysis di beberapa Kedutaan besar negara Asing, Hotel, Perusahaan Security. Bersedia bekerja sama dalam pelatihan surveillance Detection Team.. Business Intelligence and Security Intelligence Indonesia Private Investigator and Indonesia Private Detective service.. Membuat beberapa buku pegangan tentang Surveilance Detection dan Buku Kamus Mini Sureveillance Detection Inggris-Indonesia. Indonesia - Inggris. Member of Indonesian Citizen Reporter Association.

Kamis, 03 Januari 2013

Ke Mana Saja Anak Hatta Bawa BMW Maut?

  • TRIBUNnews.com
TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, menceritakan perjalanan sopir BMW maut, Muhammad Rasyid Amirullah, sebelum kecelakaan. Menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan awal Rasyid dan teman perempuannya, Prilia Kinanti, 22 tahun, malam sebelum kejadian, Rasyid menghadiri perayaan tahun baru di salah satu kafe kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
"Sebelumnya, dia menjemput rekanitanya di rumah di Tebet," kata Rikwanto kepada wartawan di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 2 Januari 2013. Setelah itu, mereka pergi bersama ke kafe di kawasan Kemang, hingga pukul 01.00 dinihari. "Mereka di Kemang tiga jam."
Lalu, pukul 01.00 itu mereka kembali ke Tebet, rumah rekan wanita Rasyid. Di sana, "Mereka mengobrol sampai jam 05.00 pagi." Kemudian, Rasyid pulang ke arah Fatmawati, melewati jalan tol depan Pancoran, lanjut ke Jagorawi. "Rencananya, mau masuk JORR." Nahas, di kilometer 3.350 tol Jagorawi, terjadilah kecelakaan itu.
Mobil BMW X5 hitam jenis SUV bernomor polisi B 272 HR yang dikendarai putra bungsu Menteri Perekonomian Hatta Rajasa menabrak mobil Daihatsu Luxio hitam berpelat F 1622 CY yang dikemudikan Frans Sirait, 37 tahun, di kilometer 3.350 tol Jagorawi pukul 05.45 WIB, Selasa, 1 Januari 2013. Akibatnya, dua penumpang Luxio meninggal dunia, yaitu Harun, 57 tahun, dan M. Raihan, 14 bulan. Sedangkan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Rasyid telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 283 junto Pasal 287 ayat 5 junto Pasal 310 ayat 3 Undang-Undang Lalu Lintas Tahun 2009. "Karena mengantuk, pelanggaran teknis mengemudi, dan kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia," kata Rikwanto.
Sumber:  http://id.berita.yahoo.com/ke-mana-saja-anak-hatta-bawa-bmw-maut-162109401.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, masukan yang sifatnya membangun blog ini.

Cari Blog Ini