10 Ribu Aparat Diterjunkan Amankan Jakarta
Kamis, 23 Desember 2010 , 06:10:00 WIB
ILUSTRASI, PERAYAAN TAHUN BARU |
Hasil rapat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) DKI yang diselenggarakan di Balai Kota Senin (20/12) menyatakan, aparat gabungan itu terdiri dari kesatuan Polda Metro Jaya sebanyak 7.239 personel dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI serta jajarannya sebanyak 2.750 personel.
Hal ini diungkap Gubernur DKI Fauzi Bowo usai Rapat Muspida DKI tentang Pengamanan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011 di Balai Kota DKI.
Dia menjelaskan, Pemprov bersama Muspida DKI lainnya siap memberikan jaminan keamanan kepada umat Kristiani yang akan merayakan Natal di gereja masing-masing. Sehingga, warga Jakarta, khususnya umat Kristiani, tidak perlu merasa ragu dan khawatir menjalankan perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Selama perayaan, petugas-petugas ini akan berjaga-jaga di posisinya masing-masing. Dengan begitu, diharapkan kondisi Jakarta akan aman terkendali,” lanjut gubernur yang akrab disapa Foke ini.
Sejauh ini, kata Foke, laporan yang diterima dari Muspida DKI adalah kondisi Jakarta kondusif dan aman. Namun, bukan berarti kondisi tersebut mengurangi kewaspadaan Pemprov dan Muspida mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan banyak pihak.
“Instruksi untuk melakukan pengamanan lingkungan masing-masing juga sudah kami kirim kepada para walikota, camat, lurah, hingga RT dan RW. Tapi seluruh lapisan masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi Jakarta, terutama di lingkungan masing-masing,” terang Foke.
Selain pengamanan di masing-masing gereja yang tersebar di Jakarta, jelas Foke lagi, dua satuan gabungan itu akan mendapat bantuan dari sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di dekat gereja. Untuk itu, pihaknya telah jauh-jauh hari mengadakan pendekatan kelompok, forum, Ormas dan forum masyarakat Islam untuk turut membantu mengamankan. “Mereka bersedia turut membantu mengamankan perayaan Natal di gereja-gereja. Ini merupakan ciri kerukunan umat beragama di Jakarta yang ingin kita pertahankan ke depan,” ujarnya.
Hal senada diutarakan Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman. Polda Metro Jaya meningkatkan kewaspadaan dengan menyiapkan kekuatan personel dan perlengkapan di lapangan, khususnya di tempat hiburan dan gereja.
Selain itu, Polda Metro Jaya juga mendirikan pos-pos pengamanan yang tersebar di seluruh Polda Metro Jaya dan jajarannya, termasuk pos yang ada di Polres, Polsek, Kodim dan Koramil.
“Sehingga bila masyarakat mendapatkan gangguan keamanan, pihaknya bisa cepat bergerak ke tempat kejadian perkara,” ujar Sutarman.
Mengenai kegiatan Natal, Sutarman mengungkapkan, Polda Metro Jaya sudah mengumpulkan seluruh pengurus gereja dan pemuda gereja, serta Forum Kerukunan Umat Beragama untuk bersama-sama berikrar dan sepakat mengamankan dan membantu pelaksanaan kegiatan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011.
“Kami juga telah mengumpulkan Ormas Islam yang ada. Mereka akan membantu dan mendukung kalau kekuatannya diminta oleh gereja. Kami harapkan suasana aman, tenang dan nyaman serta memberikan gambaran toleransi beragama dan antar etnis yang baik di Ibukota,” harap Kapolda.
Sebagai antisipasi terhadap ancaman bahaya teror, Sutarman mengaku, pihaknya telah melakukan berbagai operasi penertiban, seperti penertiban premanisme, kejahatan dengan senjata api dan operasi zebra jelang Natal dan Tahun Baru.
Menurut Sutarman, pihaknya menerima informasi prediksi intelijen yang menyatakan sel-sel teroris masih hidup dan kemungkinan bisa melakukan tindakan pembalasan. “Indikasi terjadinya ancaman itu, ada di beberapa daerah, bukan di Jakarta,” ujarnya.
“Kewaspadaan terhadap adanya sel-sel teroris yang masih aktif itu perlu dilakukan. Kami juga sudah menempatkan personel yang berpakaian preman dan petugas berseragam berpatroli di gereja-gereja,” ungkapnya.
Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Marciano Norman menegaskan, pihaknya beserta seluruh kekuatan siap turun ke lapangan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2010/2011 di Jakarta.
“Bila kekuatan kami diminta Kapolda Metro Jaya dan Gubernur, kami pasti siap. Kami mendukung penuh rangkaian acara Natal dan Tahun Baru berjalan aman,” kata Marciano. [RM]
Damai itu Indah.....
BalasHapus