Busyro Belum Juga Dilantik, Sekali Lagi Bukti SBY Hanya Tebar Pesona
Jum'at, 17 Desember 2010 , 08:24:00 WIB
Laporan: Zul Hidayat Siregar
PRESIDEN SBY/IST |
Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman menegaskan, dengan belum dilantiknya Busyro, semakin meyakinkannya bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak serius dalam memberantas korupsi.
"Artinya sekali lagi bahwa klaim pemerintah ini anti korupsi dan segala macam hanya sebatas pencitraan," ujarnya saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 17/12).
Padahal, dia menegaskan, jangankan satu hari, satu jam sangat berarti bagi Busyro untuk menjalankan tugasnya sebagai Ketua KPK. Karena itu, dia mendesak Presiden SBY segera melantik Busyro.
Namun, dia tidak hanya mau menyalahkan pemerintah saja dengan belum dilantiknya Busyro. Karena sebelumnya, DPR juga diduga memperlambat proses fit and proper test untuk calon KPK.
"Lah iya, dua-duanya. Tidak hanya pemerintahan, DPR pun menginginkan KPK tidak usah lah bekerja kalau perlu. Karena bandingkan dengan Kapolri yang prosesnya begitu cepat," tuding dia.
Presiden mengajukan dua nama calon pimpinan KPK ke DPR pada akhir Agustus 2010. Sedangkan fit and proper test digelar pada 24 November. Dan sampai saat ini, Ketua KPK terpilih belum juga dilantik.
Bandingkan dengan calon Kapolri. Presiden mengajukan nama calon Kapolri Timur Pradopo ke DPR pada 4 Oktober 2010. Tak berselang lama, DPR pun langsung menggelar uji kelayakan sepuluh hari kemudian yaitu pada 14 Oktober 2010. Dan pekan depannya, 22 Oktober 2010, Presiden langsung melantik Jenderal Timur sebagai Kapolri.
Selain itu, dengan belum dilantiknya, Busyro, dia mensinyalir, saat ini sedang terjadi proses tawar menawar kepada Busyro untuk dalam menindak kasus-kasus tertentu yang saat ini sudah di KPK.
"Dengan tidak dilantiknya, saya yakin saat ini pada posisi masih dilakukan lobi-lobi pada pada Pak Busyro. Jangan melakukukan ini, jangan melakukan itu. Misalnya, jangan diusut kasus Century," ucapnya.
Pada senin kemarin, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengatakan kemungkinan Presiden akan melantik Busyro sepulang dari Semarang. Kemarin, Presiden telah kembali ke Jakarta dari kunjungan kerja di Semarang. Sedangkan kemarin, Juru bicara KPK, Johan Budi mengatakan, Presiden SBY akan melantik Busyro pada pekan depan. [zul]
sumber : rakyatmerdeka.co.ic, Jum'at, 17 Desember 201
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar, masukan yang sifatnya membangun blog ini.