Jum'at, 09 Desember 2011 , 18:14:00 WIB
Laporan: Ade Mulyana
IST |
"Pak SBY marah, lalu menggebrak meja," terang Nazaruddin melalui kuasa hukumnya, Rufinus, saat diwawancara Metro TV, sesaat lalu (9/12).
Apa yang membuat SBY marah dan menggebrak meja, Rufinus tak memastikannya. Tapi, kata dia, dalam pertemuan yang terjadi sehari sebelum Nazaruddin pergi ke Singapura dan dihadiri oleh Jero Wacik dan EE Mangindaan itu, kliennya menjelaskan apa yang diketahuinya soal kasus-kasus korupsi yang menyeret Demokrat.
"Dia (Nazaruddin) katakan tak tahu soal kasus wisma atlet. Tapi ada aliran dana dari proyek A, proyek B. Dia menyebut PT Adhi Karya menang Hambalang karena perusahaan itu bisa memberikan Rp 100 miliar," tuturnya.[dem]
Sumber :http://www.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=48398&page&field_asc_desc&asc_desc#.TuK0Vw5kVbg.facebook/Jum'at, 09 Desember 2011 , 18:14:00 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar, masukan yang sifatnya membangun blog ini.