Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi
EVA SUNDARI/IST |
Demikian temuan riset Wahid Insitute, sebuah lembaga yang ingin mewujudkan cita-cita intelektual Gus Dur untuk membangun kehidupan bangsa yang pluralis dan demokratis. Temuan ini diamini oleh PDI Perjuangan, partai yang selama ini mendukung dan memperjuangkan empat pilar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.
Kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 30/12), politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, mengatakan bahwa meningkatnya tingkat diskriminasi terhadap kaum minoritas ini karena negara tidak secara konsisten mengintegrasikan perspektif hak asasi manusia (HAM) dalam kebijakan penanganan konflik. Negara juga tidak serius dalam menegakkan hukum.
Anggota Komisi III DPR ini juga mengatakan bahwa penolakan otoritas atas fakta diskriminasi terhadap kelompok minoritas merupakan penolakan negara untuk memenuhi HAM warga. Sikap negara tersebut menjadi penyebab hilangnya hak konstitusional warga untuk beribadah sesuai dengan agama pilihannya. [ysa]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar, masukan yang sifatnya membangun blog ini.