Mengenai Saya

Foto saya
Shio : Macan. Tenaga Specialist Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar. Trainer Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar Negara Asing. Pengajar part time masalah Surveillance Detection, observation techniques, Area and building Analysis, Traveling Analysis, Hostile surveillance Detection analysis di beberapa Kedutaan besar negara Asing, Hotel, Perusahaan Security. Bersedia bekerja sama dalam pelatihan surveillance Detection Team.. Business Intelligence and Security Intelligence Indonesia Private Investigator and Indonesia Private Detective service.. Membuat beberapa buku pegangan tentang Surveilance Detection dan Buku Kamus Mini Sureveillance Detection Inggris-Indonesia. Indonesia - Inggris. Member of Indonesian Citizen Reporter Association.

Minggu, 11 November 2012

Teroris : Bom untuk Gubernur Sulsel Berisi TNT dan Paku


Minggu, 11 November 2012 | 17:50 WIB
Bom untuk Gubernur Sulsel Berisi TNT dan Paku  
KOMPAS/ASWIN RIZAL HARAHAP
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo saat menerima kunjungan CEO Vale asal Brasil, Murilo Ferreira, di kediaman gubernur, Senin (10/10/2012).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Benda padat berasap yang dilemparkan ke arah Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dipastikan merupakan jenis bahan peledak high explosive (daya ledak tinggi). Bom seberat 2 ons tersebut berisi serbuk TNT dan paku lima sentimeter.
"Bom pipa high explosive yang digunakan tersangka mirip dengan bom di Poso. Kekuatan bahan peledak hingga radius 500 meter," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan dan Barat, Ajun Komisaris Besar, Endy Sutendi saat menggelar konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Minggu (11/11/2012).
Dari tangan pelaku, disita senjata api rakitan jenis revolver Colt Detaktif, lima butir peluru kaliber 38, tas selempang warna hitam, dompet, STNK, kartu identitas diri, serta sebuah HP. Semua barang bukti kini diamankan di Mapolrestabes Makassar.
Syahrul dilempari bom rakitan saat tengah berorasi di atas panggung usai acara Jalan Santai Bareng Komandan untuk memperingati HUT Partai Golkar di Monumen Mandala, Makassar, Minggu (11/11/2012) pagi.
Pelaku melemparkan bom dari jarak kurang lebih 10 meter dari tempat Syahrul berorasi. Beruntung Syahrul selamat dari insiden tersebut. (Abdul Azis)
Sumber :http://regional.kompas.com/
Tribun Timur
Editor :
Tri Wahono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, masukan yang sifatnya membangun blog ini.

Cari Blog Ini