Laporan: Ade Mulyana
SBY/IST
|
Pertama, Pemerintahan SBY tidak mampu melindungi rakyatnya dari kekerasan, teror dan lainnya. Kedua, pemerintah tidak mampu menyejahterakan rakyat.
"Turunnya angka kemiskinan yang diklaim pemerintah tidak sesuai dengan kondisi objektif di lapangan," jelas dia dalam diskusi yang diselenggarakan Rumah Perubahan 2.0 bertajuk "Gerakan Rakyat Vs Merosotnya Kredibilitas Pemerintah", Selasa (17/01),
Ketiga, lanjut Iberamsjah, pemerintah tidak mampu mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini disebabkan biaya pendidikan sangat mahal, sehingga rakyat tidak mampu menjangkau.
Keempat, pemerintah tidak mampu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. "Sekarang, yang kaya makin kaya. Yang kuat menindas yang lemah. Semua berangkat dari mengguritanya mafia hukum, mafia pajak, hukum, mafia tanah, mafia impor dan lainnya."
Kelima, pemerintah tidak mampu menjaga martabat bangsa di mata dunia internasional.
Profesor yang sudah mengajar 34 tahun di UI ini mendorong mahasiswa untuk terus bergerak menggulirkan perubahan. Namun Iberahmsyah mengingatkan supaya mereka berhati-hati agar tidak menjadi "makanan" polisi yang telah berubah menjadi horor dan teror. [dem]
sumber : http://www.rakyatmerdekaonline.com/read/2012/01/17/52256/Prof.-Iberamsjah:-SBY-Boediono-Langgar-Lima-Amanat-Konstitusi!-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar, masukan yang sifatnya membangun blog ini.