Mengenai Saya

Foto saya
Shio : Macan. Tenaga Specialist Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar. Trainer Surveillance Detection Team di Kedutaan Besar Negara Asing. Pengajar part time masalah Surveillance Detection, observation techniques, Area and building Analysis, Traveling Analysis, Hostile surveillance Detection analysis di beberapa Kedutaan besar negara Asing, Hotel, Perusahaan Security. Bersedia bekerja sama dalam pelatihan surveillance Detection Team.. Business Intelligence and Security Intelligence Indonesia Private Investigator and Indonesia Private Detective service.. Membuat beberapa buku pegangan tentang Surveilance Detection dan Buku Kamus Mini Sureveillance Detection Inggris-Indonesia. Indonesia - Inggris. Member of Indonesian Citizen Reporter Association.

Minggu, 27 Maret 2011

Mengamankan Email dari Pencuri Identitas



Mengamankan Email dari Pencuri Identitas  

thetechherald.com

TEMPO Interaktif, Jakarta - Surat elektronik kini bisa dijadikan alat pengantar surat paling efektif. Selain hemat waktu dan tempat, Anda juga dapat menjangkau email di manapun berada dan tak perlu ongkos kirim, asalkan bisa tersambung ke internet.

Tapi pengguna email kini harus ekstra hati-hati. Pasalnya, spam atau email sampah tiba-tiba bisa membanjiri kota surat dan para pengintai berkeliaran tanpa dapat dideteksi terlebih dahulu.

Supaya email Anda terlindungi dari ulah para peretas, ada dua langkah praktis yang bisa dilakukan. Setidaknya dua upaya ini bisa meminimalisir risiko pencurian identitas.
Pertama, gunakan password atau kata kunci yang "kuat". Kata kunci adalah sandi paling penting untuk dapat mengakses akun surat elektronik Anda. Pastikan Anda menggunakan kata kunci yang sangat kuat, misalnya sampai 25 digit dan terdiri dari kombinasi angka, huruf, dan karakter khusus.

Dengan karakter yang banyak dan variatif ini, peretas bisa jadi kerepotan untuk "memasuki" akun Anda dan mencuri informasi berharga di dalamnya.

Kedua, jangan gunakan email yang sama untuk mengirim data penting dan berbagi di dunia maya. Kalau ingin membuat akun Facebook misalnya, pasti Anda akan diminta untuk memasukkan alamat email. Sebaiknya, alamat email yang Anda berikan bukanlah alamat surat menyurat untuk melakukan kegiatan penting, seperti transaksi perbankan dan sebagainya.

Pastikan email yang Anda gunakan untuk bekerja dan melakukan urusan "rahasia" itu steril dari kegiatan apapun.

PC World|Rini K
Sumber : tempo interaktif / Minggu, 27 Maret 2011 | 11:03 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar, masukan yang sifatnya membangun blog ini.

Cari Blog Ini